Close
IMG-20260928-WA0012

Bukan Sekadar Bangunan, Dinsos Banggai Pastikan Bantuan untuk KAT Simpang Raya Benar-Benar Dirasakan Warga

SofyanSofyan
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Banggai – Senyum dan antusiasme warga menyambut kedatangan jajaran Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banggai di Desa Simpang Dua, Subdusun I, Kecamatan Simpang Raya.

Kunjungan itu bukan sekadar agenda pemerintahan. Dinsos Banggai datang untuk melihat dari dekat bagaimana bantuan pemerintah benar-benar dimanfaatkan dan dirasakan masyarakat, khususnya warga Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Peninjauan tersebut dipimpin Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Hariadi Bola, S.H., bersama Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Aiya Karim, S.Ag.

Kedatangan mereka disambut Plt. Camat Simpang Raya, Abdurahman Ahmad, S.Sos., bersama jajaran pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.

Sejumlah fasilitas yang dibangun melalui bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Sosial Republik Indonesia menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut.

Fasilitas itu meliputi jalan setapak, satu unit Balai Pertemuan Umum (BPU), delapan unit Mandi Cuci Kakus (MCK), serta enam unit sarana air bersih.

Bagi masyarakat di wilayah terpencil, keberadaan fasilitas tersebut bukan sekadar pembangunan fisik.

Jalan setapak membantu akses aktivitas warga, sementara sarana MCK dan air bersih berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar sehari-hari.

BPU juga menjadi ruang yang dapat digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan bersama.

Di tengah peninjauan, tim Dinsos Banggai melihat kondisi fasilitas sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat penerima manfaat.

Kepala Dinsos Banggai, Hariadi Bola, menegaskan bahwa kunjungan lapangan penting dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan sarana dasar untuk KAT bukan hanya soal menghadirkan bangunan atau fasilitas, tetapi juga bagian dari upaya membuka akses pelayanan dan meningkatkan keberdayaan masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana fasilitas yang telah diberikan ini dapat dijaga, dimanfaatkan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Hariadi Bola.

Warga Sambut Antusias
Kehadiran rombongan Dinsos Banggai mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Peninjauan turut didampingi Pemerintah Kecamatan Simpang Raya dan Pemerintah Desa Simpang Dua yang dipimpin Kepala Desa Abdul Effendi Mandossai bersama Kepala Dusun Ardi Wijayanti.

Pendamping PKH Marlina dan Pendamping KAT Lisdiawati Sapa juga ikut mendampingi kegiatan tersebut.

Keduanya selama ini turut berperan dalam pendampingan masyarakat di wilayah itu.

Masyarakat, khususnya Ketua Kelompok Masyarakat Kompanga, Jonathan, serta Ketua Adat KAT, Agung Palinyo, turut menyambut kedatangan tim Dinsos Banggai.

Bagi warga, hadirnya jalan setapak, BPU, MCK dan sarana air bersih menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus mempermudah akses terhadap kebutuhan dasar.

Peninjauan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah program bantuan tidak hanya diukur dari apa yang dibangun, tetapi dari sejauh mana fasilitas tersebut terus digunakan, dirawat, dan memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Dinsos Banggai pun mendorong agar pemberdayaan dan bantuan sosial bagi Komunitas Adat Terpencil dapat berjalan secara berkelanjutan.

Hal itu membutuhkan sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, para pendamping, tokoh adat, serta masyarakat penerima manfaat.

Pada akhirnya, bagi masyarakat KAT di Simpang Raya, bantuan tersebut bukan hanya tentang hadirnya fasilitas baru.

Lebih dari itu, ada harapan agar akses terhadap kebutuhan dasar semakin terbuka dan kualitas kehidupan masyarakat terus bergerak ke arah yang lebih baik. *

Pasang Iklan Anda Disini_1