Close

Sulteng Resmi Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso, Pemkab Banggai Siap Sinergi

Sofyan112 dilihat
Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Kadinsos Banggai Hariadi Bola
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Palu – Langkah nyata untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi resmi dimulai dari tanah Sulawesi Tengah. Bertempat di Kota Palu pada Minggu (8/11/2026), prosesi syukuran dan peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso sukses digelar.

Acara monumental ini menandai dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sebuah program strategis nasional yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Banggai, Kepala Dinas Sosial Hariadi Bola, S.H., menegaskan dukungan penuh daerah terhadap program prioritas tersebut.

Menurutnya, kehadiran Pemkab Banggai bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan bentuk komitmen kuat dalam mendorong pemerataan akses pendidikan dan pengentasan kemiskinan di Sulawesi Tengah.

Kehadiran Sekolah Rakyat berasrama ini berlandaskan arahan tegas Presiden Prabowo Subianto yang menekankan bahwa keterbatasan ekonomi orang tua tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih cita-cita.

Di level daerah, semangat nasional tersebut selaras dengan program unggulan BERANI CERDAS yang diusung Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., dan Wakil Gubernur dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan, keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso di Kota Palu dirancang untuk menampung pelajar kurang mampu dari seluruh kabupaten/kota se-Sulteng.

Tak berhenti di situ, Gubernur juga mendorong agar setiap kabupaten/kota kelak memiliki Sekolah Rakyat sendiri agar manfaatnya terasa hingga ke pelosok pelosok desa.

Pemkab Banggai Siap Bawa Sekolah Rakyat ke Luwuk

Menanggapi arahan tersebut, Kadinsos Banggai Hariadi Bola mengungkapkan bahwa Pemkab Banggai telah menggejot koordinasi dengan kementerian terkait di Jakarta.

Mulai dari kesiapan dokumen teknis, penentuan lokasi, hingga infrastruktur pendukung telah disiapkan agar Kabupaten Banggai bisa segera memfasilitasi pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya.

“Kami memandang Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar, tetapi jembatan untuk mengubah masa depan keluarga. Ketika anak dari keluarga kurang mampu mendapat pendidikan berkualitas, kita sedang membebaskan satu generasi dari lingkaran kemiskinan,” ujar Hariadi optimistis.

Kolaborasi antara program pusat, visi Gubernur Sulteng, dan kesiapan Pemkab Banggai ini memberikan harapan baru bahwa peletakan batu pertama ini tak sekadar mendirikan bangunan fisik, melainkan sedang membangun pondasi masa depan yang inklusif, adil, dan sejahtera bagi anak-anak Sulawesi Tengah. *

Sumber Dinsos Banggai

Pasang Iklan Anda Disini_1