
Reporter Sofyan Labolo
LUWUK— Dialek orang Luwuk Kabupaten Banggai sangat dipengaruhi oleh bahasa Melayu Ternate. Itu karena dulu bahasa Melayu Ternate dipakai oleh sejumlah daerah Kesultanan Ternate dan Kerajaan Banggai. Termasuk salah satu bagian dari daerah Kesultanan Ternate.
Demikian akun Facebook Wonderful Banggai menanggapi berita Luwuk Times dengan judul “Arti Ebe dan Kata Singkat yang Sering Dilontarkan Orang Luwuk”.
Ia pun memberi contoh pada beberapa kata yang kerap disingkat orang Luwuk saat berucap.
Semisal Saya (Sa), Ngana (Nga), Punya (Pe) dan Sudah (So). Menurutnya, kata itu umum dipakai warga Sulawesi Tengah (Sulteng). Termasuk di Sulawesi Utara (Sulut), Gorontalo dan Maluku Utara.
Sehingga nilai Wonderful Banggai, bahasa atau dialek di Luwuk itu bisa berkomunikasi dengan orang di Indonesia Timur. Bahkan mereka akan paham dengan bahasa Luwuk.
Akun media sosial (medsos) ini juga mengomentari tentang kata awalan, seperti Ba dan Ta. Itu juga dipakai pada daerah Maluku dan Papua.
Yang jelas ucap sumber, semua bahasa di Indonesia Timur (Intim) khusus Sulteng, Sulut, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua dan Papua Barat, semua dipengaruhi oleh bahasa pasar Kesultanan Ternate dan Tidore. Itu karena wilayah tersebut dahulunya punya hubungan Histori. *
Discussion about this post