Advertising

Example floating
Example floating

Pasca Banjir di Luwuk, DLH Banggai Kerahkan Dua Tim Bersihkan Sampah

Sofyan
Pembersihan Drainase Oleh Tim Gober DLH Banggai, Usai Banjir, Rabu (26/3) Malam.
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK, Luwuk Times – Hujan deras yang mengguyur Kota Luwuk pada Rabu (26/3) malam menyebabkan banjir di beberapa titik.

Termasuk di Jalan Pasar Sentral dan Jalan Ahmad Yani depan Bank BRI Luwuk.

IMG-20260829-WA0006

Banjir tersebut membuat banyak sampah berserakan dan menumpuk di jalanan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banggai yang dipimpin Judi Ammy Amisuddin langsung menurunkan dua tim kebersihan untuk membersihkan area terdampak.

Baca Juga:  Manasik Haji Calon Haji 2027 Pertemuan Ke-5 Digelar di Luwuk

Kabid Pengolahan Sampah DLH Banggai, Fahruddin Lasadam, mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan dua tim Gorong-gorong Bersih (Gober) pada pukul 22.00 WITA setelah hujan mereda.

“Kami langsung menggabungkan tim Gober Kecamatan Luwuk Selatan dan Kecamatan Luwuk untuk membersihkan drainase dan sampah yang menumpuk akibat banjir,” ujar Fahruddin pada media ini.

DLH Banggai, TNI, dan Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Sampah, Kamis (27/3).

Pada Kamis pagi (27/3), DLH Banggai berkoordinasi dengan Koramil TNI dan Kecamatan Luwuk untuk melaksanakan gotong royong lanjutan dalam pembersihan.

Baca Juga:  Efek Domino Markas PWB: Kala Bupati Banggai Amirudin Hadir, Emak-Emak Halmahera Kecipratan Rezeki

DLH juga menyiagakan beberapa armada di lokasi terdampak.

Fahruddin menegaskan bahwa masyarakat harus lebih sadar dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kebiasaan membuang sampah sembarangan sering kali menyumbat drainase dan memperparah banjir.

“Kemungkinan ada warga yang membuang sampah ke drainase. Saat hujan turun, sampah menumpuk di saluran air dan akhirnya menyebabkan banjir,” katanya.

Baca Juga:  Dorong Media Lokal Naik Kelas, PWB Bekali Anggota Teknik Pengelolaan Website Berita

Ia meminta masyarakat dan kelurahan untuk aktif mengedukasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran drainase.

“Kelurahan harus lebih aktif dalam mengedukasi warga agar peduli terhadap kebersihan lingkungan. Dengan begitu, kejadian seperti ini bisa diminimalisir,” tutupnya.*

Reporter Andika Kasimun.