Advertising

Example floating
Example floating

Gonjang-Ganjing Porprov Sulteng di Morowali Berakhir Lega, Banggai Langsung Geber Persiapan

Sofyan
Sekretaris KONI Kabupaten Banggai, Sugiarto Djanun pada rakor KONI Sulteng, Kamis (27/08/2026)
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Luwuk Times, Palu – Sempat dibayang-bayangi ancaman deadlock dan desakan pembatalan dari sejumlah daerah, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah di Kabupaten Morowali akhirnya dipastikan tetap berjalan sesuai rencana.

Kepastian ini didapat usai Gubernur Sulawesi Tengah melakukan intervensi langsung untuk mencairkan ketegangan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) KONI Sulteng.

IMG-20260829-WA0006

Rakor itu membahas pergeseran jadwal Porprov X Tahun 2026 di Kabupaten Morowali. Turut hadir Ketua Umum KONI Sulteng Muhammad Fathur Razaq serta seluruh Jajaran KONI Sulteng, KONI Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf dan Kadispora Morowali Ir. Mohammad Amin, ST., MT.

Baca Juga:  KONI Banggai Tetapkan Batas Akhir Pengajuan Proposal Kebutuhan PORPROV X Sulteng 2026

Usai rakor, Sekretaris KONI Banggai, Sugiarto Djanun kepada Luwuk Times, mengungkapkan, ketidakpastian sempat dipicu oleh keraguan Pemerintah Kabupaten Morowali terkait kejelasan Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Sulteng sebesar Rp25 miliar yang disalurkan dalam dua tahap.

“Keraguan tersebut membuat tahapan persiapan Morowali selaku tuan rumah sempat stagnan,” ucapnya.

Tambah Sugi-sapaan Sugiarto Djanun, dinamika memuncak saat timbul wacana dari sejumlah daerah untuk membatalkan ajang olahraga terbesar di Sulteng tersebut.

Sugiarto kemudian berinisiatif menghubungi Gubernur Sulteng secara langsung via telepon melalui Ketua KONI Sulteng.

Mendengar situasi tersebut, Gubernur bertindak tegas dan meminta Morowali tidak meragukan komitmen anggaran pemprov.

Baca Juga:  SJS Luwuk Sapu Bersih Kemenangan, Tim U-15 dan U-17 Kompak Segel Tiket 8 Besar di Piala Soeratin 2026

Ia menginstruksikan agar Morowali terlebih dahulu menggunakan anggaran daerah yang nantinya akan diganti, skema yang serupa dengan pelaksanaan Porprov di Banggai dan Parigi Moutong sebelumnya.

“Gubernur langsung menelepon Bupati Morowali agar tahapan tidak dihambat dan Porprov tetap disukseskan. Alhamdulillah, lewat atensi Gubernur kepada seluruh pihak, keputusan akhirnya menyepakati Porprov tetap dilaksanakan,” ujar Sugiarto.

Dengan keluarnya keputusan tersebut, tahapan krusial seperti Chief de Mission (CDM) 2, Data Entry/Registration Meeting (DRM), hingga pendaftaran online dijadwalkan mulai bergulir pada awal September 2026.

Menyikapi hasil keputusan Rakor, KONI Kabupaten Banggai bergerak cepat. Sugiarto menyatakan akan segera melapor kepada Bupati Banggai H. Amirudin selaku Ketua Umum KONI untuk menentukan langkah kebijakan berikutnya.

Baca Juga:  Bantuan PANADA Mengalir ke Banggai, Bupati Amirudin Apresiasi Kepedulian Gubernur Sulteng

Meski demikian, efisiensi anggaran tetap menjadi catatan kritis bagi Kontingen Banggai. KONI Banggai bersama Tim 9 akan segera memanggil dan mengevaluasi seluruh cabang olahraga (cabor) guna merasionalisasi jumlah atlet yang akan dikirim.

“KONI dan Tim 9 akan melakukan pressing dan evaluasi ulang. Kami meminta kerja sama dari seluruh cabor untuk meyakinkan KONI bahwa atlet yang dibawa benar-benar potensial menyumbang medali emas, perak, maupun perunggu,” tegas Sugiarto. *

-->