LUWUK TIMES, Luwuk Utara — Respon kilat ditunjukkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai dalam menangani musibah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menerjang Desa Salodik, Kecamatan Luwuk Utara, pada Senin malam (17/8/2026).
Peristiwa bermula sekitar pukul 19.00 WITA ketika proses pembukaan lahan yang dilakukan warga setempat mendadak tak terkendali. Tiupan angin kencang membuat kobaran api melalap lahan seluas kurang lebih setengah hektare dalam sekejap. Panik melihat api membesar, warga langsung menghubungi pihak berwajib.
Menanggapi laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banggai bergerak cepat turun langsung ke titik lokasi (TKP) untuk mengendalikan situasi.
Kepala BPBD Kabupaten Banggai, Rifai Mahiwa kepada Luwuk Times menegaskan, kesiapsiagaan personil di lapangan menjadi kunci utama penanganan karhutla ini agar tidak meluas ke pemukiman atau area hutan sekitar.
“Begitu menerima laporan dari warga, Tim Reaksi Cepat langsung kami terjunkan ke lokasi kejadian. Personil meluncur bersama armada mobil tangki serta peralatan sprayer elektrik untuk memadamkan titik api,” ujar Kepala BPBD Banggai, Rifai Mahiwa.
Berkat sinergi cepat antara Tim BPBD, Pemadam Kebakaran, serta aparat TNI dan Polri, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Rifai Mahiwa mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam insiden ini, dan situasi di lokasi kini telah kembali aman serta kondusif.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan, terutama di tengah kondisi angin kencang. Mari bersama kita jaga alam, agar alam jaga kita,” pungkas Rifai Mahiwa. *
Reporter Sofyan Labolo










