2 Srikandi Tangguh Turun Langsung Pimpin Pemadaman Karhutla di Desa Huhak

oleh -142 Dilihat
oleh
Foto BPBD Banggai untuk Luwuk Times

LUWUK TIMES, Banggai – Kepulan asap pekat dan kobaran api yang membakar lahan di Desa Huhak, Kecamatan Pagimana, tidak menyurutkan langkah dua sosok perempuan tangguh Kabupaten Banggai.

Di tengah cuaca ekstrem dan risiko tinggi, Plt. Kalaks BPBD Banggai, Nurlaela Abdullah, SH., ME. bersama Plh. Kadis Damkar Banggai, Nurjalal, SH. turun langsung ke garda terdepan untuk memimpin aksi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Aksi sigap kedua Srikandi ini memuncak pada Senin (03/08/2026). Hadir di titik api, Nurlaela Abdullah memimpin koordinasi penanganan di lapangan bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik Rahmat Asri, SE., serta Plt. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kristofferson Bode, SE.

Tak kalah sigap, komando jajaran pemadam kebakaran di lapangan yang disiagakan Nurjalal memastikan armada dan personel bekerja tanpa lelah menembus titik-titik rawan.

Pertempuran menaklukkan si jago merah bukanlah hal mudah. Angin kencang yang bertiup tak menentu membuat kobaran api cepat membesar dan merembet, mengancam area permukiman warga Desa Huhak.

Namun, di bawah komando taktis dan sinergi terpadu antara BPBD, Damkar, Sat Samapta Polresta Banggai, Polsek Pagimana, serta masyarakat setempat, benteng pertahanan berhasil ditegakkan.

Api yang menyasar ke arah perumahan warga akhirnya berhasil diputus dan dikendalikan sebelum memakan korban.

Di sela-sela perjuangan memadamkan api di lokasi, Nurlaela Abdullah terus berkoordinasi intensif dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Ramli Tongko, melalui sambungan telepon.

Langkah cepat langsung diambil, BPBD Banggai segera menyiapkan rapat lintas instansi untuk mengusulkan penetapan Status Tanggap Darurat Karhutla.

Langkah administratif-strategis ini krusial agar percepatan penanganan dan pengalokasian anggaran melalui mekanisme Belanja Tidak Terduga (BTT) dapat segera dicairkan demi menopang operasional di lapangan.

Kepemimpinan berani kedua Srikandi di tengah kepulan asap ini menjadi simbol nyata hadirnya pemerintah di saat krisis.

BPBD dan Damkar Kabupaten Banggai memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel gabungan dan warga Desa Huhak yang bahu-membahu menaklukkan si jago merah.

Masyarakat kembali diimbau keras untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Jika melihat potensi titik api atau kondisi darurat, warga diharapkan segera menghubungi Layanan Darurat 112 (Bebas Pulsa) agar tindakan cepat bisa segera dilakukan. *

Sofyan Labolo