Luwuk Times, Luwuk — Gelanggang Dojo FORKI SSC Persibal Luwuk ramai, Jumat (18/9/2026). Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Banggai resmi menggelar simulasi sekaligus uji tanding internal bagi para calon karateka andalan.
Langkah ini menjadi krusial dalam mematangkan skuad terbaik yang akan diterjunkan pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) X Sulawesi Tengah, 9–16 Desember 2026 di Kabupaten Morowali.
Simulasi ini bukan sekadar ajang tanding biasa, melainkan muara dari pembinaan jangka panjang.
Selama enam bulan terakhir, FORKI Banggai terus memantau grafik perkembangan para atlet lewat latihan intensif, Training Center (TC) Mandiri, hingga keikutsertaan di berbagai kejuaraan (try out).
Di bawah arahan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi FORKI Banggai, Alan Nuary, bersama tim pelatih, program latihan telah dirancang secara terstruktur selama hampir satu tahun.
Memasuki Tahap Pra-Kompetisi saat ini, persiapan dipastikan makin tajam dan terukur.
Dari 40 karateka yang memeras keringat di TC Mandiri, persaingan dipastikan berlangsung ketat.
Pasalnya, hanya ada 22 kuota resmi yang disediakan oleh KONI Kabupaten Banggai untuk diberangkatkan ke Morowali.
Penentuan skuad inti tidak cuma dinilai dari satu laga simulasi. FORKI Banggai menerapkan parameter evaluasi yang komprehensif, mencakup rekam jejak prestasi, kedisiplinan, perkembangan selama TC, hingga performa konsisten saat try out dan simulasi internal.
Nantinya, 22 atlet terpilih akan ditempatkan secara strategis di 15 kelas pertandingan yang berpotensi menyumbang pundi-pundi medali bagi Kabupaten Banggai.
Uji tanding berlangsung lancar dengan dukungan penuh pengurus FORKI Banggai, termasuk jajaran Bidang Perwasitan.
Kehadiran Wakil Ketua II FORKI Banggai, Iwan Pakaya, bersama jajaran pengurus lainnya kian membakar semangat para atlet di arena.
Bagi FORKI Banggai, perjuangan menuju Porprov X bukan cuma soal mengejar podium pribadi, melainkan membangun tim yang solid baik secara fisik, teknik, mental, maupun disiplin demi menjaga martabat daerah di tingkat provinsi.
Apresiasi tinggi juga disampaikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai yang menerjunkan tim medis untuk mengawal keselamatan dan kesehatan para karateka selama uji tanding berlangsung.
Dengan waktu yang makin mepet menuju Morowali, FORKI Banggai bergerak cepat menuntaskan komposisi final.
Dalam waktu dekat, skuad resmi akan ditetapkan agar para karateka bisa langsung tancap gas memasuki tahapan persiapan akhir. *












