Advertising

Example floating
Example floating

Suasana Haru di Ujung Pengabdian 29 Tahun: Catatan Perpisahan Agus Gunadi dan Yusni Monggesang serta Syukuran Kadinsos Banggai

Bupati Amirudin "Jangan Beri Tukin Pegawai Malas, Laporkan ke Saya!"

Sofyan
Bupati Banggai H Amirudin saat memberikan sambutan. (FOTO Sofyan Labolo Luwuk Times)
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK TIMES, BANGGAI — Suasana ruangan rapat Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banggai pada Rabu (2/9/2026) terasa berbeda dari biasanya.

Sejak langkah kaki Bupati Banggai, H. Amirudin, masuk ke kantor, para Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinsos tak mau melewatkan momen untuk berswafoto bersama sang kepala daerah.

IMG-20260829-WA0006

Hari itu menjadi panggung hangat yang menyatukan dua momen penting, yakni pelepasan purnabakti pegawai senior sekaligus syukuran pelantikan Kepala Dinsos Banggai yang baru, Hariadi Bola.

Acara yang dipenuhi suasana kekeluargaan ini turut dihadiri Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, Sekda Banggai Ramli Tongko, serta jajaran pejabat Pemkab Banggai.

Air Mata di Balik Dedikasi 29 Tahun

Momen paling menyentuh tercipta saat Agus Gunadi berdiri menyampaikan pesan dan kesannya.

Mendampingi Yusni Monggesang yang juga memasuki masa purnabakti (masa bakti 2007–2026), Agus mengenang panjangnya jejak pengabdiannya.

Mengawali karier di Dinsos Sulteng pada 1997, ia lalu bertugas di Banggai sejak 1998. Total 29 tahun lamanya Agus mendedikasikan hidup di dunia sosial.

Baca Juga:  Efek Domino Markas PWB: Kala Bupati Banggai Amirudin Hadir, Emak-Emak Halmahera Kecipratan Rezeki

“Secara pribadi saya akan menangis jika saya sampaikan semuanya. Saya laki-laki, tapi bisa juga menangis,” ujar Agus dengan suara bergetar.

Agus mengenang bagaimana ia dan rekan-rekannya berjibaku dalam berbagai penanganan bencana, termasuk peristiwa besar pada 2024 hingga amanah terakhirnya sebagai Kepala Bidang Penanganan Bencana.

Sepanjang 29 tahun itu, Agus menyaksikan pergantian kepemimpinan hingga lima pasang bupati-wakil bupati dan sembilan kepala dinas sosial berawal dari era Taher Maesa hingga Hariadi Bola.

Di akhir sambutannya, Agus menitipkan pesan mendalam untuk adik-adik juniornya di Dinsos Banggai.

Tingkatkan disiplin. Prinsip dasar kerja sosial adalah murni mengabdi pada masyarakat.

Perkuat kerja sama tim. Tugas sosial tak bisa diselesaikan sendiri.

Pelayanan tanpa pandang bulu. Melayani masyarakat tanpa pernah melihat status sosial mereka.

Banjir Cendera Mata dan Kejutan Deposito dari Bupati

Penghargaan atas dedikasi tak hanya datang dalam bentuk ucapan. Acara ramah tamah riuh saat pembagian cendera mata dari keluarga besar Dinsos, termasuk untuk Plt Kadinsos Nurjalal yang telah memimpin selama enam bulan.

Baca Juga:  Menjamin Gizi dan Kenyamanan Anak Banggai, Kadinsos Banggai Turun Langsung Cek Logistik SLB Negeri Toili

Suasana kian syahdu saat bait-bait lagu Kemesraan berkumandang mengiringi penyerahan kenang-kenangan dari tiap-tiap bidang.

Apresiasi tinggi juga datang langsung dari Bupati Banggai, H. Amirudin.

“Terima kasih atas dedikasinya untuk Pak Agus selama 29 tahun dan Ibu Yusni selama 19 tahun. Insya Allah ini semua menjadi ladang amal,” ucap Bupati.

Tak sekadar kata-kata, Bupati Amirudin memberikan kejutan manis berupa kenang-kenangan pribadi, satu unit sepeda motor untuk Agus Gunadi dan lemari es dua pintu untuk Yusni Monggesang.

Sambil berseloroh, Bupati menyentil mantan Plt Kadinsos.

“Kalau mantan Plt Kadis memberikan bunga, tapi saya memberikan bunga deposito,” selorohnya yang disambut gelak tawa hadirin.

Petuah Disiplin dan Kebersihan untuk Kadinsos Baru

Kepada Kadinsos yang baru dilantik, Hariadi Bola, Bupati Amirudin memberikan arahan tegas mengenai kedisiplinan dan tata kelola kantor. Bupati menekankan agar pemberian Tunjangan Kinerja (Tukin) dilakukan secara adil berdasarkan kehadiran kerja.

“Jangan berikan Tukin pada pegawai yang malas, laporkan ke saya. Kalau saya potong Tukin, sayang. Makanya disiplin itu utama,” tegas Amirudin.

Baca Juga:  Tampil Fit dan On-Fire, Bupati Amirudin Cetak Gol dan Jadi Bintang Laga Eksebisi Pemda Banggai vs DSLNG

Selain disiplin kerja, Bupati menyoroti pentingnya merawat fasilitas kantor baru Dinsos.

Ia meminta seluruh staf menjaga kebersihan toilet hingga lapangan badminton, serta sigap memperbaiki kerusakan kecil tanpa menunggu proyek pemeliharaan besar.

“Kalau ada plafon rusak, langsung perbaiki. Potong SPPD atau uang makan sedikit. Kan kita yang berkantor di sini. Kalau kantor jorok, yang malu kita sendiri. Kantor vertikal saja bisa bagus-bagus, masa kita tidak bisa?” imbau Bupati.

Kadinsos Banggai yang baru, Hariadi Bola, menyambut hangat arahan tersebut.

Mewakili seluruh jajaran, ia menyampaikan terima kasih atas pengabdian Agus Gunadi dan Yusni Monggesang, sekaligus memohon dukungan penuh dari seluruh staf Dinsos untuk membenahi kedisiplinan dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustadz Ramli Hasan, dilanjutkan dengan makan siang dan ramah tamah yang mempererat tali silaturahmi keluarga besar Dinsos Banggai. *