LUWUK TIMES, Banggai – Komitmen dalam membangun pertanian yang maju dan berkelanjutan kembali mendapat apresiasi.
Melalui Program Kerja Sama PT Panca Amara Utama (PAU) bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai, sejumlah kelompok tani berprestasi menerima penghargaan atas dedikasi dan keberhasilannya dalam mengembangkan kelembagaan serta usaha tani.
Koordinator Teknis Pelaksana Program Kerja Sama, Adriansyah Mahali, Rabu (17/06/2026) menyampaikan apresiasi kepada PT Panca Amara Utama yang terus mendukung pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Banggai melalui berbagai program pemberdayaan kelompok tani.
“Terima kasih kepada PT Panca Amara Utama yang telah bekerja sama dengan Dinas TPHP Kabupaten Banggai serta memberikan penghargaan kepada kelompok tani berprestasi. Semoga apresiasi ini menjadi motivasi bagi seluruh kelompok tani untuk terus berkembang, mandiri, dan memiliki daya saing yang lebih baik,” ujar Adriansyah.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Bimbingan Administrasi dan Keuangan Kelompok yang diikuti para perwakilan kelompok tani penerima manfaat program tahun 2026.
Dalam laporannya, Adriansyah menjelaskan bahwa salah satu agenda penting dalam Program Kerja Sama PT PAU Tahun 2026 adalah Penilaian Kelompok Tani Berprestasi.
Kegiatan ini bertujuan memberikan penghargaan kepada kelompok yang menunjukkan kinerja terbaik dari aspek kelembagaan, administrasi, partisipasi anggota, pengelolaan bantuan, hingga perkembangan usaha tani.
Penilaian dilaksanakan selama tiga hari efektif pada periode 13 hingga 21 Mei 2026 di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) masing-masing kecamatan lokasi program.
26 Kelompok Tani
Sebanyak 26 kelompok tani mengikuti proses penilaian yang dilakukan secara objektif dan transparan dengan melibatkan Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Banggai, Koordinator Penyuluh, serta Penyuluh Pertanian Lapangan.
Dari hasil penilaian tersebut, terpilih lima kelompok tani terbaik yang berhak menerima penghargaan berupa sarana produksi pertanian.
Kelompok Tani Srikandi Mandiri dari Kelurahan Nambo Lempek, Kecamatan Nambo, berhasil meraih Juara I dengan total hadiah senilai Rp5 juta.
Posisi Juara II diraih Kelompok Tani Lembah Longkida II dari Desa Bubung, Kecamatan Luwuk Selatan, dengan hadiah Rp4,5 juta.
Sementara Juara III diraih Kelompok Tani Sampuun Maroso dari Desa Nonong, Kecamatan Batui, dengan hadiah Rp3,5 juta.
Untuk kategori Harapan I diberikan kepada Kelompok Tani Pemuda Peduli Pangan dari Kelurahan Nambo Lempek, Kecamatan Nambo, dengan hadiah Rp3 juta.
Sedangkan Harapan II diraih Kelompok Wanita Tani Anggrek dari Desa Tangkiang, Kecamatan Kintom, dengan hadiah Rp2 juta.
Menurut Adriansyah, penghargaan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di kalangan petani serta mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan kelompok tani di Kabupaten Banggai.
Selain penyerahan penghargaan, kegiatan juga diisi dengan Bimbingan Administrasi dan Keuangan Kelompok yang diikuti 21 peserta dari 11 kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Batui, Kintom, Nambo, dan Masama.
Peserta mendapatkan materi terkait administrasi kelembagaan kelompok, pencatatan kegiatan, pembukuan sederhana, pengelolaan keuangan, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban program.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola kelompok tani agar lebih transparan, akuntabel, dan mampu mengelola bantuan maupun usaha tani secara efektif dan berkelanjutan.
“Penyuluh siap mendampingi dan bergerak bersama kelompok tani. Kami berharap sinergi antara PT PAU, Pemerintah Kabupaten Banggai, penyuluh pertanian, dan para petani terus berlanjut demi mewujudkan sektor pertanian yang semakin maju dan sejahtera,” tutup Adriansyah. *
Sofyan Labolo

