LUWUK TIMES, Banggai – Kejuaraan Tinju Antar Sasana se-Sulawesi Tengah dalam ajang Ketua Pertina Banggai Cup Volume II resmi bergulir di pelataran parkir Total Mart, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan, Rabu (17/6/2026).
Turnamen yang menjadi magnet bagi pecinta olahraga tinju ini sukses menghadirkan puluhan petinju terbaik dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.
Ketua Pengkab Pertina Kabupaten Banggai, Hj. Batia Sisilia Hadjar, dalam sambutan pembukaan mengungkapkan, penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding volume pertama.
“Pada Ketua Pertina Banggai Cup Volume I lalu hanya diikuti petinju dari Kabupaten Banggai dan Banggai Kepulauan. Namun tahun ini peserta bertambah dari sejumlah daerah. Yakni Parigi Moutong, Poso, Tojo Una-Una, Banggai Kepulauan, dan tuan rumah Kabupaten Banggai,” ujarnya.
Sebanyak 55 atlet tinju turun bertanding dalam kejuaraan tersebut. Batia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, serta sasana yang telah berpartisipasi dan memeriahkan turnamen.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Ketua Pengprov Pertina Sulawesi Tengah yang datang langsung menyaksikan jalannya pertandingan sekaligus memantau kualitas atlet, juri, dan hakim pertandingan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah hadir dan bertanding. Saya berharap semua peserta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung,” kata Batia yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Banggai ini.
Tak hanya kepada para petinju. Batia juga mengajak masyarakat dan pecinta tinju di Kabupaten Banggai untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kejuaraan berlangsung hingga malam penutupan.
Tontonan Berkualitas Bagi Masyarakat Banggai

Sementara itu, Ketua Harian KONI Kabupaten Banggai, Syafrudin Hinelo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen dari luar daerah yang telah mengambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
Menurutnya, kehadiran petinju dari Tojo Una-Una, Parigi Moutong, Poso, dan Banggai Kepulauan memberikan tontonan berkualitas bagi masyarakat Banggai tanpa dipungut biaya.
“Melalui kehadiran para petinju dari berbagai daerah ini, masyarakat Banggai bisa menikmati pertandingan tinju yang menarik dan berkualitas secara gratis,” ungkap Syafrudin.
Ia menambahkan, kejuaraan ini juga memiliki nilai strategis sebagai ajang pembinaan dan persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah mendatang.
“Atas nama KONI Banggai, kami berterima kasih kepada Pengprov Pertina Sulawesi Tengah yang telah hadir, juga kepada Kapolres Banggai dan Dandim 1308/LB atas dukungan dan perhatian terhadap kegiatan ini,” katanya.
Syafrudin secara khusus memberikan penghargaan kepada Hj. Batia Sisilia Hadjar yang dinilai konsisten memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga tinju di Kabupaten Banggai.
“Tinju adalah olahraga keras, tetapi penuh etika dan sportivitas. Kami berharap kejuaraan seperti ini tidak berhenti sampai di sini dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama Banggai di Porprov maupun tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.
10 Partai Pertandingan

Pada malam pembukaan, panitia menyajikan 10 partai pertandingan yang langsung mendapat sambutan meriah dari penonton. Sorak-sorai warga yang memadati arena pertandingan menambah semarak suasana.
Di atas ring, para petinju menampilkan kemampuan terbaik mereka. Adu teknik, kecepatan, dan strategi yang diperagakan para atlet sukses menghibur penonton sekaligus menunjukkan bahwa dunia tinju Sulawesi Tengah terus berkembang dan melahirkan bibit-bibit petinju potensial. *
Sofyan Labolo

