Sempat Diblokade dan Bikin Resah, Bupati Banggai Turun Tangan Buka Kembali Jalur Pantai Maahas

oleh -33 Dilihat
oleh
Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Kabupaten Banggai, Rudi Harun Suleman dan Bupati Banggai H. Amirudin

LUWUK TIMES, Luwuk – Penutupan jalur Pantai di Kelurahan Maahas sempat memicu kekhawatiran meluas di Kota Luwuk. Jalur alternatif yang selama setahun terakhir sukses menjadi “penyelamat” pengurai kemacetan kota ini mendadak tidak bisa dilalui oleh armada truk kontainer.

Akibat pemblokadean pintu masuk tersebut, truk-truk pengangkut logistik terpaksa memutar otak dan kembali memadati jalur utama kota untuk menyuplai kebutuhan barang.

Kondisi ini langsung mendapat sorotan tajam dari Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Kabupaten Banggai, Rudi Harun Suleman.

Ia sangat menyayangkan aksi penutupan tersebut karena dinilai mengganggu kelancaran alur distribusi barang.

“Kami tentu sangat menyayangkan penutupan ini. Alur distribusi barang yang bergantung pada truk kontainer terpaksa harus kembali melewati jalur utama kota,” ungkap Rudi, Senin (3/8).

Guna mengantisipasi kemacetan parah di pusat kota, pihak ALFI/ILFA bergerak cepat berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Banggai untuk mengatur rekayasa lalu lintas sementara.

Meski begitu, Rudi menegaskan bahwa solusi terbaik adalah mengembalikan fungsi jalur Pantai.

“Kami sepenuhnya mendukung dan berharap Pemda Banggai bisa segera menyelesaikan permasalahan ini agar jalur Pantai bisa kembali diakses,” tegasnya.

Bupati Turun Tangan Langsung

Dinamika tersebut tak berlangsung lama. Ketegangan soal akses jalan ini akhirnya mencair setelah Bupati Banggai, H. Amirudin, turun langsung ke lapangan pada siang harinya.

Tanpa perantara, orang nomor satu di Banggai itu memimpin langsung pembukaan blokade di jalur Pantai tersebut, memastikan urat nadi perekonomian dan kelancaran lalu lintas Kota Luwuk kembali normal.

“Iya, tadi siang Pak Bupati turun langsung ke lokasi untuk membuka blokade jalan tersebut,” pungkas salah seorang pejabat daerah yang turut mendampingi Bupati di lokasi.

Dengan dibukanya kembali akses tersebut, arus distribusi barang kini kembali lancar tanpa harus mengorbankan kenyamanan para pengguna jalan di jalur utama Kota Luwuk. *