Luwuk Times, Luwuk — Cafe Kosta Titik Nol Luwuk mendadak hangat oleh antusiasme ratusan anak muda Banggai pada diskusi publik bertajuk “Pemuda sebagai Penggerak Perubahan: Kepemimpinan, Kreativitas, dan Kewirausahaan”.
Dipandu oleh host Andi Angio, agenda yang menghadirkan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid dan Ketua HIPMI Banggai Angga Saputra ini sukses menyedot perhatian sekitar 100 peserta dari berbagai elemen organisasi, seperti HIPMI, BEM Untika, Gekrafs, BSL, hingga BKPRMI.
Diskusi yang mengupas tuntas isu kepemimpinan dan wirausaha ini berlangsung seru dari pukul 20.30 hingga 23.00 WITA.
Meski jarum jam sudah menunjukkan larut malam, antusiasme peserta tak surut. Banyak pemuda yang masih ingin berdialog, meski durasi acara terpaksa menyudahi sesi.
Berani Memulai dan Ciptakan Peluang
Dalam sesi pembuka, Ketua HIPMI Banggai, Angga Saputra, membakar semangat para peserta dengan ajakan untuk mengambil peran aktif.
“Pemuda jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi harus menjadi bagian dari perubahan. Kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan keberanian mengambil tanggung jawab, memberikan solusi, dan menjadi teladan,” tegas Angga.
Senada dengan Angga, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, yang juga berlatar belakang pengusaha sukses, Dewan Pembina BPC HIPMI Kota Palu, Ketua Gabungan Pariwisata Bahari Sulteng, serta Ketua DPD Abpednas Sulteng membagikan kiat kepemimpinan dan bisnisnya.
“Jangan menunggu menjadi pemimpin untuk mulai berbuat. Mulailah dari sekarang, karena kepemimpinan dibangun melalui pengalaman dan keberanian mengambil tanggung jawab. Begitu juga dalam usaha, jangan hanya menunggu lapangan pekerjaan tersedia. Jadilah generasi yang mampu menciptakan peluang. Berani memulai, konsisten menjalankan, dan kuat menghadapi masalah,” tutur Hadianto.
Komiu Tunggu Saja Saya E
Suasana diskusi kian mencair saat salah satu peserta melontarkan pertanyaan sensitif terkait kepemimpinan daerah, apakah Wali Kota Palu tersebut berniat maju dalam bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulteng?
Mendengar pertanyaan itu, Hadianto menjawab singkat dengan gaya khasnya sembari bergurau, “Komiu tunggu saja saya e!”
Sontak, jawaban santai namun mengena tersebut disambut gelak tawa dan tepuk tangan riuh dari puluhan audiens yang memenuhi lokasi acara.
Kegiatan interaktif ini kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara narasumber dan seluruh peserta diskusi. *












