Dinas TPHP dan PT PAU Perkuat Ketahanan Pangan, Tiga Kelompok Tani Terima Bantuan Benih dan Sarana Produksi

oleh -137 Dilihat
oleh
Foto Dinas TPHP Kabupaten Banggai untuk Luwuk Times

LUWUK TIMES, Banggai – Komitmen mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Banggai kembali ditunjukkan melalui kolaborasi Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai dan PT Panca Amara Utama (PAU).

Sebanyak tiga kelompok tani di Kecamatan Batui, Kintom, dan Nambo menerima bantuan benih hortikultura beserta sarana produksi pertanian, Selasa (30/6/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Dinas TPHP Kabupaten Banggai dan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Subhan Lanusi, didampingi Kepala Bidang Hortikultura serta Manager External PT Panca Amara Utama, Adi.

Adapun kelompok tani penerima bantuan yakni Poktan Matuga di Kelurahan Lamo, Kecamatan Batui, Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandiri di Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom, dan Poktan Hapoan Jaya di Kelurahan Lontio, Kecamatan Nambo.

Bantuan yang diberikan mencakup benih empat komoditas hortikultura, yaitu cabai rawit, tomat, terong, dan jagung manis.

Selain itu, para petani juga memperoleh berbagai sarana produksi berupa pupuk NPK, pupuk kompos, pupuk organik cair (POC), insektisida, fungisida, mulsa, serta alat pertanian berupa hand sprayer.

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Subhan Lanusi, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok tani untuk meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat kelembagaan dan keberlanjutan usaha pertanian.

“Kami berharap seluruh bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga eksistensi kelompok tani sebagai motor penggerak pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Banggai,” ujarnya.

Program kerja sama antara PT Panca Amara Utama dan Dinas TPHP Kabupaten Banggai ini menjadi salah satu bentuk sinergi dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui penyediaan benih unggul dan sarana produksi yang dibutuhkan di lapangan. *

Sofyan Labolo