Skrol untuk membaca pos

Dari Kasih Keluarga hingga Jejak Kedermawanan: Menelisik Hangatnya Peresmian Ravindo Car Wash Milik Suraida Murad di Bungin

Sofyan
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk — Di balik deru mesin kendaraan yang terkadang membuat jalanan macet di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk, tersimpan sebuah cerita tentang kehangatan keluarga, ikatan warga, dan jalinan kedermawanan yang tak pernah putus.

Jumat siang (14/08/2026) sekitar pukul 13.30 WITA, suasana sederhana namun sarat kebersamaan menyelimuti peresmian usaha baru milik Hj. Suraida Murad, Ravindo Car Wash.

Mengusung jargon “Bersih Maksimal, Kilau Optimal”, tempat perawatan armada roda empat ini tak sekadar hadir sebagai penyedia jasa cuci mobil, ganti oli, dan ganti ban.

Bagi warga Kelurahan Bungin, kehadiran Ravindo Car Wash adalah simbol keberlanjutan sumbangsih keluarga Murad yang selama ini melekat erat di hati masyarakat.

Senandung Doa dan Jejak Kebaikan

Suasana peresmian berlangsung hangat. Sejumlah tokoh masyarakat dan warga hadir melebur dalam kebersamaan, di antaranya Samsul Bahri Mang, Juanda Balahanti, Yolada, Gunto Pribadi, Budi Lawani, hingga Lurah Bungin Kadarusman Mangantjo.

Acara diawali dengan ungkapan tulus dari tokoh masyarakat setempat, Gunto Pribadi.

Dalam sambutannya, ia memanjatkan doa agar keluarga besar Murad khususnya Hj. Suraida Murad sentiasa dilimpahi rezeki dan keberkahan.

Baca Juga:  Mengurai Rindu di Ruang Rawat, Saat Alumni SMPN 1 Luwuk Memeluk Kembali Guru yang Kini Terbaring Lemah

“Selama ini andil keluarga Murad untuk warga Bungin sangat besar. Kami mendoakan usaha ini berjalan lancar. Sebab kalau usahanya lancar, Masjid Al-Ilham pun pasti ikut mendapat tampias kebaikannya,” tutur Gunto penuh ketulusan.

Pernyataan tersebut diamini oleh Rinto Alimun yang bertindak sebagai pemandu acara (MC).

Ia mengisahkan kembali rekam jejak kedermawanan keluarga Murad yang pernah menghibahkan sebidang tanah bernilai miliaran rupiah hingga berdiri kokoh Masjid Al-Ilham.

Kini, pengurus masjid tengah bersiap membangun rumah bagi sang imam dengan saldo kas yang telah terkumpul sekitar Rp300 juta.

Apresiasi Lurah dan Harapan Kemajuan

Lurah Bungin, Kadarusman Mangantjo, sebelum meresmikan lokasi usaha secara simbolis, menyampaikan rasa terima kasih mendalam.

Momen ini juga menjadi ruang nostalgia berkesan baginya saat menyapa Sambul Bahri Mang (Bali Mang).

“Saya tidak bisa lupa pada Bali Mang. Karena andil beliaulah saya bisa meraih gelar Sarjana Hukum,” kenang Kadarusman haru.

Ia menambahkan, atas nama pemerintah kelurahan, apresiasi tinggi patut diberikan kepada Hj. Suraida Murad atas pembukaan Ravindo Car Wash yang langsung menyerap tenaga kerja lokal.

Baca Juga:  Suara Emas Aqila Bikin Bupati Banggai Amirudin Terkesima, Hadiahkan Rp5 Juta, Umroh Gratis untuk Kepsek

Meski saat ini dimulai dengan empat karyawan, ruang pengembangan usaha masih terbuka lebar ke depannya.

Kadarusman juga menyelipkan harapan agar sinergi masyarakat dan keluarga Murad terus terjalin, khususnya dalam mendukung rencana pembangunan akses jalan di area bagian atas kelurahan.

Sisi Humanis di Balik Nama “Ravindo”

Nama sebuah usaha sering kali menyimpan cerita emosional. Ravindo bukanlah sekadar deretan huruf keren tanpa makna. Nama ini ditenun dari rasa cinta mendalam seorang ayah dan ibu.

Kata Ravindo dirangkai dari perpaduan nama Murad Husain dan Silvia Maindo, yang merupakan kedua orang tua Suraida Murad.

Penggabungan nama inilah yang melahirkan nama Ravindo sebuah harapan agar usaha ini selalu membawa berkah serta kenangan manis bagi keluarga besar.

Rangkaian acara sederhana namun berkesan tersebut akhirnya ditutup dengan pembacaan doa khusyuk yang dipimpin oleh Ustadz Erik Kasim, Imam Masjid Al-Ilham Bungin.

Mengiringi langkah awal Ravindo Car Wash untuk melaju, memberi warna baru, dan menyebarkan keberkahan bagi warga Bungin dan sekitarnya. *

Reporter Sofyan Labolo