Close
IMG-20260928-WA0012

Sinyal HP Sering Hilang? Ternyata Komplotan Ini Biang Keroknya, Polresta Banggai Gulung Pencuri Baterai Tower!

80 dilihat
Komplotan spesialis pencuri baterai tower seluler dibekuk polisi
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk – Misteri biang kerok gangguan sinyal telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Banggai akhirnya terkuak. Tim URC Resmob Satreskrim Polresta Banggai sukses membongkar komplotan spesialis pencuri baterai tower seluler yang beraksi lintas kecamatan.

Dua dari tujuh eksekutor kini mendekam di balik jeruji besi, sementara lima anggota komplotan lainnya berstatus buron dan terus diburu petugas.

Penangkapan berawal dari nyanyian pelaku M alias K (26), warga Batui, yang diringkus usai pengembangan kasus pencurian baterai tower di Desa Bonebakal, Kecamatan Lamala, pada Jumat (2/10/2026).

“Dari hasil pemeriksaan awal, M mengakui keterlibatannya dalam aksi pencurian baterai tower tersebut bersama sejumlah rekannya,” ungkap Kasi Humas Polresta Banggai, AKP Saiman.

Tak butuh waktu lama bagi tim Resmob untuk bergerak. Dari keterangan M, petugas langsung memburu pelaku lain hingga membekuk UD (38) di Desa Lamo, Kecamatan Batui. UD ditangkap tanpa perlawanan saat baru saja menginjakkan kaki di rumah usai pulang bekerja.

Kepada penyidik, kedua pelaku mengakui telah merambah berbagai lokasi vital di Kabupaten Banggai. Jejak kejahatan komplotan ini terbentang mulai dari kawasan Mendono (Kintom), Desa Lenyek (Luwuk Utara), hingga Desa Bonebakal (Lamala).

Dalam menjalankan aksinya, komplotan ini terbilang sangat rapi dan terlatih. Mereka membekali diri dengan perkakas teknis seperti linggis, obeng, tang, hingga puluhan kunci pas dan kunci ring untuk membobol pengaman baterai tower.

Baterai-baterai berkapasitas besar tersebut diduga kuat langsung dijual ke tempat penampungan besi tua di wilayah Unit 10, Kecamatan Toili.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti. Satu unit mobil Toyota Double Cabin putih (No. Pol. DP 8195 GN) yang digunakan untuk mengangkut barang curian.

Delapan unit baterai tower seluler, perkakas pembobol berupa 1 linggis, 5 obeng, 10 kunci ring pas, 6 kunci pas, 1 kunci sok beserta matanya, 1 tang, 1 busi, dan 18 baut. Termasuk satu tas hitam tempat menyimpan peralatan.

“Saat ini tim masih terus bergerak di lapangan untuk mengejar lima pelaku lain yang identitasnya sudah kami kantongi, yakni D, A, I, P, dan S,” tegas AKP Saiman. *

Pasang Iklan Anda Disini_1