Close
IMG-20260928-WA0012

Jejak Kejahatan Sang Pengkhianat Koperasi, Pelarian Kasus Penggelapan Rp50 Juta Berakhir di Ampana

54 dilihat
Oknum karyawan koperasi berujung pahit di tangan aparat kepolisian
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk – Pelarian manis seorang oknum karyawan koperasi akhirnya berujung pahit di tangan aparat kepolisian. Langkah kaki CLT (30), pria asal Kelurahan Madale, Poso Kota Utara, yang mencoba bersembunyi dari kejaran hukum, terhenti seketika di Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, pada Jumat (2/10/2026) sore pukul 14.30 WITA.

Tak butuh waktu lama bagi Tim URC Resmob Tompotika Satreskrim Polresta Banggai untuk melacak keberadaannya.

Berbekal laporan dari pihak Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Aek Mual Sitio-Tio dan informasi intelijen yang presisi, tim elit kepolisian tersebut langsung melaju kencang menyergap pelaku tanpa perlawanan.

Di balik seragam karyawan yang pernah membalutnya, tersimpan muslihat dingin. Sejak April hingga September 2026, CLT nekat memanfaatkan posisinya untuk membobol kas tempatnya bekerja.

Modusnya tergolong licik. Ia mengajukan pencairan dana secara diam-diam menggunakan nama para nasabah tanpa sepengetahuan maupun izin pemilik akun.

Aksi culas yang dilakukannya berulang kali ini memicu kerugian fantastis hingga mencapai Rp50 juta.

Tragisnya, uang hasil memeras kepercayaan tersebut musnah tak berbekas untuk memuaskan hasrat gelapnya.

“Pelaku mengakui uang tersebut digunakan untuk keperluan pribadi, termasuk judi dan membeli sabu,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Banggai, AKP Nur Arifin, mempertegas muara dari tindak pidana tersebut.

Selain membekuk sang buronan, petugas menyita satu unit sepeda motor Honda CRF yang diduga berkaitan dengan hasil tindak kejahatan tersebut.

Kini, pelaku telah digelandang ke Polresta Banggai untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa penyidik tidak akan berhenti sampai di sini dan siap membongkar seluruh tabir dalam kasus ini hingga tuntas.

“Terduga pelaku telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan mendalam untuk kepentingan penyidikan,” pangkasnya penuh ketegasan. *

Pasang Iklan Anda Disini_1