LUWUK TIMES, Luwuk — Usai proses pemilihan, Forum Potoutusan Saluan (FPS) bergerak cepat merapikan barisan. Tim formatur langsung menggelar rapat intensif penyusunan struktur kepengurusan di Sekretariat Dewan Adat.
Rapat penting ini dihadiri oleh jajaran tim formatur, Irman Budahu, Amir Buhang, Dedi Kobaa, Ramli Bae Bae, Nurdin dan Agus Repi serta didampingi langsung oleh Ketua Umum, Sekretaris, dan Bendahara terpilih.
Kepada Luwuk Times, Selasa (29/09/2026), Ketua Umum Forum Potoutusan Saluan, Syaifudin Muid, menegaskan, rapat tersebut menyepakati lahirnya sebuah organisasi besar berstruktur inklusif.
Wadah ini dirancang khusus untuk merangkul dan mengakomodasi seluruh potensi tokoh masyarakat Saluan di Kabupaten Banggai, baik yang berkiprah di dalam maupun di luar lingkup pemerintahan.
“Organisasi ini dibentuk sebagai Rumah Besar untuk mempersatukan seluruh Mian Saluan di Kabupaten Banggai. Berlandaskan semangat potoutusan atau persaudaraan, fokus gerakan kami mencakup pemberdayaan masyarakat, advokasi hukum, pelestarian budaya dan sejarah, hingga penyerapan tenaga kerja lokal,” ujar Syaifudin.
Langkah strategis ini diambil demi memperkokoh eksistensi masyarakat adat Saluan sebagai pilar utama pembangunan daerah.
Harapannya, sinergi dan soliditas organisasi ini dapat berkolaborasi aktif dengan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam menggenjot kesejahteraan masyarakat luas. *













