Skrol untuk membaca pos

Sikap Ksatria Polres Banggai Laut, Ketika Legawa Meredam Kesalahpahaman dengan Insan Pers

Sofyan
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Banggai Laut– Sabtu (15/8/2026) siang, ruang Satuan Intelkam Mapolsek Banggai yang biasanya riuh dengan dinamika tugas kepolisian, mendadak berbalik hangat.

Gesekan kecil yang sempat memicu ketegangan akibat dugaan tindakan body shaming oleh seorang oknum anggota Polres Banggai Laut terhadap jurnalis lokal, akhirnya mencair dalam balutan ketulusan.

Tidak ada benteng ketegangan yang dipertahankan. Justru, sikap ksatria ditunjukkan oleh institusi kepolisian setempat.

Dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Polres Banggai Laut, Iptu Iwan, S.T., M.A.P., jajaran kepolisian bersama Kanit Provos Polsek Banggai duduk bersama awak media untuk membuka ruang dialog.

Tanpa keraguan, permohonan maaf disampaikan atas ucapan maupun tindakan yang sempat melukai rasa nyaman sang jurnalis.

Langkah legawa ini disambut hangat oleh pihak wartawan yang memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, memaafkan ketimbang memperpanjang luka.

Bagi Iptu Iwan, hubungan antara korps seragam cokelat dan para pemburu berita bukan sekadar kemitraan di atas kertas, melainkan simbiosis yang saling menjaga kondusifitas daerah.

“Kami berharap persoalan ini menjadi pembelajaran bersama untuk terus membangun komunikasi yang lebih baik, humanis, dan saling menghormati antara Polri dan insan pers,” ujar Iptu Iwan.

Tepat pukul 11.30 WITA, proses mediasi berakhir ditandai dengan jabat tangan erat.

Kesalahpahaman yang sempat merebak kini bermetamorfosis menjadi momentum emas untuk merekatkan kembali tali silaturahmi.

Hal ini sekaligus membuktikan bahwa keberanian terbesar sebuah korps sering kali hadir dalam wujud kerendahan hati untuk meminta maaf. *

Editor Sofyan Labolo