Advertising

Example floating
Example floating

Gaspol Tanpa Layu, Kalaksa BPBD Banggai Rifai Mahiwa Sapu Bersih Karhutla di Dua Lokasi

Sofyan
BPBD Kabupaten Banggai saat menangani kebakaran di area pegunungan Desa Trans Mayayap, Kecamatan Bualemo
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Bualemo — Jabatan baru bukan alasan untuk berfoya-foya atau sekadar duduk manis di balik meja. Hal ini dibuktikan langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai yang baru saja dilantik, Moh. Rifai Mahiwa, S.E., M.Si.

Meski tumpukan tugas langsung mengepung di hari pertamanya bertugas, kepiawaian dan komitmen Rifai dalam merespons cepat ancaman bencana patut diacungi jempol.

IMG-20260829-WA0006

Tak tanggung-tanggung, dua peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) skala besar di wilayah berbeda berhasil ia kendalikan secara marathon bersama timnya.

Baca Juga:  Terbengkalai Akibat Alih Status, Warga Salodik Turun Tangan Tambal Tanjakan Lumba-Lumba Pakai Uang Swadaya

Aksi sigap ini dimulai pada Kamis malam (06/08/2026) sekitar pukul 19.30 WITA, saat BPBD merespons kilat laporan karhutla di Desa Toipan, Kecamatan Pagimana.

Belum sempat menghela napas panjang, amukan si jago merah kembali mengancam wilayah lain pada Jumat pagi (07/08/2026) pukul 08.15 WITA.

Ancaman 20 Hektar Lahan dan Respon Cepat di Bualemo

Kali ini, titik api membesar di area pegunungan Desa Trans Mayayap, Kecamatan Bualemo (Koordinat: 0°39’10.1″S 122°57’25.2″E).

Kepulan asap tebal yang disertai kobaran api membakar hutan dan lahan seluas kurang lebih 20 hektar.

Baca Juga:  Menembus Ombak demi Senyum Warga: Dedikasi Tanpa Batas Puskesmas Pagimana di Desa Kepulauan

Situasi sempat mencekam lantaran pergerakan api yang cepat mulai mengarah ke pemukiman warga.

Di bawah instruksi tegas dan taktis dari Rifai Mahiwa, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banggai langsung bergerak kilat menuju lokasi kejadian.

Medan berat tak surutkan langkah tim; dengan sigap mereka menerjunkan personel beserta peralatan sprayer elektrik untuk memutus rantai penyebaran api secara langsung di TKP.

“Amanah ini adalah tanggung jawab untuk melindungi masyarakat. Begitu ada laporan, tidak ada kata nanti. Tim harus bergerak cepat dan terukur,” tegas Rifai Mahiwa mencerminkan prinsip kepemimpinannya.

Baca Juga:  Garda Terdepan Mitigasi, BPBD Banggai Perkuat Legalitas dan Ketangguhan Destana Uso Lewat Kolaborasi Strategis

Berkat kepemimpinan yang responsif dan kerja keras TRC BPBD di lapangan, amukan si jago merah berhasil dipadamkan sepenuhnya sebelum menelan korban jiwa maupun memaksa warga mengungsi.

Dedikasi luar biasa yang ditunjukkan Moh. Rifai Mahiwa di awal masa jabatannya ini membuktikan kepiawaiannya sebagai komandan bencana yang tidak hanya piawai berstrategi, tetapi juga responsif dan berintegritas tinggi. *

Sofyan Labolo

-->