LUWUK TIMES, LUWUK – Langkah cepat diambil Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Banggai dalam pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) 2026.
Belum adanya kepastian transfer dana kurang bayar dari pemerintah pusat senilai Rp477 miliar memaksa legislatif dan eksekutif merombak total struktur penganggaran daerah.
Rencananya dalam rapat Banggar APBD-P 2026 pada Selasa (22/09/2026) besok, penyesuaian besar-besaran resmi diberlakukan pada akun pendapatan, belanja, hingga pembiayaan.
Anggota Banggar dari Fraksi Golkar DPRD Banggai, Irwanto Kulap, Senin (21/09/2026) mengungkapkan bahwa rasionalisasi ini merupakan langkah realistis untuk mengamankan postur anggaran daerah agar tidak membengkak tanpa kepastian dana masuk.
“Pendapatan daerah dari kurang bayar pemerintah pusat sebesar Rp477 miliar yang sebelumnya sudah dipasang di APBD 2026 sampai saat ini belum ada informasi transfer. Oleh karena itu, kita lakukan perbaikan angka-angka untuk menyesuaikan program yang dananya belum masuk,” terang Irwanto.
Penyesuaian ini berdampak langsung pada sejumlah proyek infrastruktur megah di Kabupaten Banggai.
Di antaranya adalah pembangunan gedung 7 lantai RSUD Luwuk tahap pertama senilai Rp114 miliar, pengerjaan jalan Lumpoknyo – Pasar Tua tahapa pertama sebesar Rp25 miliar, hingga perluasan Kantor Bupati yang menyedot anggaran Rp30 miliar.
Selain pemangkasan pada proyek-proyek besar tersebut, sejumlah program kerja lain bahkan terpaksa dihapus dari daftar prioritas.
Meski demikian, penataan ini masih bersifat dinamis. Jika dana dari pusat tersebut dicairkan di kemudian hari, DPRD bersama pemerintah daerah siap melakukan penajaman kembali terhadap program-program prioritas tersebut.
Proses perancangan ulang ini akan dikebut dalam waktu singkat. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Tim Banggar DPRD Banggai dijadwalkan menggelar rapat lanjutan untuk mematangkan draf final.
“Insyaallah, hari Kamis mendatang kita akan menggelar Rapat Paripurna terkait penetapan APBD Perubahan 2026,” pungkas Irwanto yang juga Ketua Komisi II DPRD Banggai. *












