Close

Pagi Mencekam di Tanjakan Desa Bunga Luwuk Utara, Avanza Muatan Sayur Hangus Dilalap Si Jago Merah

SofyanSofyan35 dilihat
Mobil Avanza muatan sayur hangus dilalap si jago merah, pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 09.00 Wita
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk — Pagi yang tenang di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bunga, Kecamatan Luwuk Utara, mendadak berubah mencekam pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi DN 1636 CD yang mengangkut tumpukan sayur-mayur segar, asa dan modal penghidupan yang hendak dibawa berniaga ke Ampana, tiba-tiba disambar kobaran api yang membakar hebat di tengah jalan menanjak.

Perjalanan yang awalnya berjalan lancar seketika berubah menjadi mimpi buruk. Menurut keterangan Kasat Lantas Polresta Banggai, AKP Ade Irvan Rivai Kurnia, si jago merah tiba-tiba mengamuk, diduga bermula dari percikan maut di bagian bawah kendaraan.

Menyadari bahaya yang mengintai, pengemudi dengan sigap menepikan kendaraan di pinggir jalan. Di tengah kepulan asap tebal dan kobaran api yang mulai membesar, sang pengemudi berpacu dengan waktu, berupaya mati-matian menyelamatkan barang-barang berharga di dalam mobil.

Namun, situasi kian tak terkendali. Saat berhenti di kontur jalan yang menanjak, rem kendaraan kehilangan daya cengkeramnya. Tanpa kuasa, mobil bernapas tua itu bergerak mundur secara liar sebelum akhirnya menghantam keras dinding bukit di pinggir jalan.

Tak butuh waktu lama bagi api untuk merayap dan melahap seluruh bagian kendaraan tanpa ampun. Dalam kondisi genting tersebut, pengemudi yang nyawanya terancam terpaksa mundur menyelamatkan diri, meninggalkan kendaraannya yang terus membara, lalu bergegas berlari melaporkan insiden mengerikan itu ke Polsek Luwuk.

Di balik dahsyatnya musibah yang menghanguskan seluruh isi mobil, terselip secercah kelegaan.

“Tidak terdapat korban meninggal dunia, luka berat, maupun luka ringan,” tegas AKP Ade Irvan.

Kendati demikian, amukan api meninggalkan luka mendalam berupa kerugian material yang ditaksir menyentuh angka Rp100 juta.

Hasil olah TKP dan kesimpulan sementara memperlihatkan bahwa si jago merah mengamuk akibat gangguan arus pendek pada sistem kelistrikan kendaraan.

Meski demikian, aparat kepolisian dari Satlantas Polresta Banggai bersama petugas pemadam kebakaran masih terus menyelidiki misteri pasti di balik insiden yang melumpuhkan jalur Trans Sulawesi pagi itu. *

Sumber Polresta Banggai – Editor Sofyan Labolo

Pasang Iklan Anda Disini_1