KWT Srikandi Terima Bantuan Pengembangan Cabai, Desa Tompotika Makmur Siap Jadi Sentra Hortikultura Baru

oleh -122 Dilihat
oleh

Sinergi APBN, Dinas TPHP Banggai dan CSR PT. PAU


LUWUK TIMES, Banggai – Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Desa Tompotika Makmur, Kecamatan Masama Kabupaten Banggai, resmi ditetapkan sebagai penerima bantuan Program Pengembangan Aneka Cabai Tahun Anggaran 2026. Program itu bersumber dari APBN Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian.

Penetapan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan pemantapan kelompok penerima bantuan yang dipimpin Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai, Irul Mambuhu, di Balai Desa Tompotika Makmur.

Kepada Luwuk Times, Selasa (09/06/2026) tadi malam, Irul menjelaskan, program ini menyasar lahan seluas 5 hektare. Yang nantinya dikelola oleh satu kelompok tani penerima.

KWT Srikandi terpilih setelah melalui proses verifikasi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Masama dan memenuhi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan.

“Kelompok penerima harus berada dalam satu kawasan desa dengan luasan minimal 5 hektare, terdaftar dalam Simluhtan, serta memiliki komitmen untuk melaksanakan program secara optimal,” jelas Irul.

Bantuan yang akan diterima meliputi benih cabai rawit serta sarana produksi pendukung seperti pupuk dan mulsa.

Menjaga Stabilitas Pasokan

Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Desa Tompotika Makmur, Kecamatan Masama Kabupaten Banggai, resmi ditetapkan sebagai penerima bantuan Program Pengembangan Aneka Cabai Tahun Anggaran 2026.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga cabai yang selama ini menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi di berbagai daerah.

Secara nasional, program pengembangan aneka cabai tahun 2026 menargetkan areal seluas 2.509 hektare yang tersebar di 36 provinsi dan 338 kabupaten/kota.

Kabupaten Banggai menjadi salah satu daerah yang mendapatkan alokasi bantuan dengan luas pengembangan 5 hektare.

Menariknya, sebelum bantuan disalurkan, kelompok penerima akan mendapatkan pembekalan melalui bimbingan teknis administrasi dan keuangan.

Kegiatan tersebut akan dikolaborasikan dengan program pemberdayaan kelompok tani hasil kerja sama antara Dinas TPHP Kabupaten Banggai dan PT Panca Amara Utama (PAU).

Kelembagaan Kelompok Tani

Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Desa Tompotika Makmur, Kecamatan Masama Kabupaten Banggai, resmi ditetapkan sebagai penerima bantuan Program Pengembangan Aneka Cabai Tahun Anggaran 2026

Kolaborasi antara program APBN dan program CSR tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan kelompok tani. Sehingga lebih siap mengelola bantuan dan mengembangkan usaha hortikultura secara berkelanjutan.

Pertemuan sosialisasi turut dihadiri Kepala Desa Tompotika Makmur, perangkat desa, PPL, serta pengurus dan anggota KWT Srikandi.

Pemerintah desa menyambut positif program tersebut dan menyatakan siap memberikan dukungan penuh.

Bahkan, pemerintah desa berkomitmen memfasilitasi kelompok melalui peminjaman traktor untuk membantu proses penyiapan lahan dan pengolahan tanah sebelum penanaman dimulai.

Program ini menjadi momentum penting bagi Desa Tompotika Makmur yang untuk pertama kalinya mendapatkan intervensi program hortikultura khususnya komoditas sayuran.

Kehadiran program pengembangan cabai tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Sekaligus mendukung Program Gerbang Pangan yang tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Banggai. *

Sofyan Labolo