LUWUK TIMES, Bualemo — Perjuangan pantang menyerah ditunjukkan oleh tim gabungan Polsek Bualemo dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai. Selama 12 jam penuh, petugas berjibaku menembus medan perbukitan dan angin kencang demi menaklukkan amukan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) seluas 10 hektare di batas Desa Mayayap dan Desa Trans Mayayap, Bualemo.
Kobaran api pertama kali terdeteksi pada Rabu (5/8/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WITA. Cuaca terik yang menyengat dipadu tiupan angin kencang membuat si jago merah bergerak cepat melahap vegetasi kering di kawasan perbukitan tersebut.
Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Bualemo IPTU Alwi Polii bergerak cepat memboyong anggotanya bersama warga setempat ke Titik Kejadian Perkara (TKP).
Dengan armada awal berupa mobil tangki berkapasitas 5.000 liter, tim berjuang menahan laju api agar tidak merembet semakin luas.
Dukungan personel dan armada tambahan dari BPBD Banggai akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WITA untuk memperkuat aksi pemadaman skala besar.
“Fokus utama kami adalah menyelamatkan warga. Saat itu, kobaran api sudah sangat mengancam dan hanya berjarak 200 meter dari pemukiman penduduk,” tegas IPTU Alwi Polii.
Kondisi medan perbukitan yang sulit dijangkau tidak melututkan semangat tim gabungan. Sinergi lintas instansi ini terus menggempur titik-titik api hingga akhirnya situasi berhasil dikendalikan total pada pukul 22.00 WITA.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, diperkirakan lahan seluas 10 hektare hangus dilalap api.
Tak berhenti pada aksi pemadaman, pihak kepolisian kini bergerak cepat menyelidiki asal-usul bencana ini.
Yakni Olah TKP, Polsek Bualemo tengah melakukan pengecekan titik awal munculnya api. Selanjutnya pendataan, para petugas mendata para pemilik lahan yang terdampak.
Termasuk penyelidikan dengan mencari penyebab pasti kebakaran masih didalami secara intensif.
“Saat ini kami masih bersiaga penuh di Desa Trans Mayayap untuk terus memantau perkembangan dan kondisi di lapangan. Kami pastikan lokasi benar-benar aman,” pungkas Kapolsek. *

