Close

Didesak Petani Bualemo Banggai, Gubernur Sulteng Anwar Hafid Segera Evaluasi PT Integra Mining Nusantara Indonesia

SofyanSofyan55 dilihat
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Palu — Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, merespons ultimatum dan ancaman aksi demonstrasi ratusan petani dari Desa Mayayap dan Trans Mayayap, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai.

Gejolak warga timbul akibat dugaan pencemaran limbah tambang nikel oleh PT Integra Mining Nusantara Indonesia.

Merespons konfirmasi media, sosok pemimpin yang dikenal lewat program unggulan Berani Cerdas ini menegaskan bahwa persoalan kerusakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) tersebut telah dibawa ke ranah pemerintah pusat.

“Kemarin sudah dibahas di kementerian masalah ini. Awal bulan saya akan ke lapangan untuk melihat langsung,” tegas Gubernur Anwar Hafid saat dikonfirmasi, Sabtu (24/10/2026).

Respon tegas Gubernur Anwar Hafid memberikan angin segar sekaligus sinyal penting bagi para petani Bualemo.

Warga menuntut kepastian dan tanggung jawab atas tercemarnya ±492 hektar lahan persawahan mereka oleh limbah logam berat nikel dan kobalt.

Rencana peninjauan lapangan pada awal bulan mendatang diharapkan mampu menjawab desakan keras masyarakat Desa Mayayap.

Sebelumnya, warga mengancam akan memblokir total akses operasional tambang jika tuntutan ganti rugi serta pemulihan lingkungan tak kunjung direalisasikan oleh pihak perusahaan.

Aksi ini bukan gertakan semata. Melalui Lembaga Perlindungan Hukum Masyarakat Tani Kabupaten Banggai, warga telah melayangkan surat ultimatum ke Polresta Banggai terkait rencana pendudukan area tambang.

Masyarakat mendesak PT Integra Mining Nusantara Indonesia segera menjalankan Rekomendasi Gubernur dan Sanksi Administratif yang selama ini dinilai diabaikan oleh manajemen perusahaan. *

Editor Sofyan Labolo

Pasang Iklan Anda Disini_1