Luwuk

HPSN 2023, LSM GAM Banggai Kolaborasi Pungut Sampah di Teluk Lalong Luwuk

169
×

HPSN 2023, LSM GAM Banggai Kolaborasi Pungut Sampah di Teluk Lalong Luwuk

Sebarkan artikel ini
Empat perahu motor yang digunakan untuk membersihkan sampah pada kawasan Teluk Lalong Luwuk Kabupaten Banggai. (Foto: Istimewa)

Luwuk Times — Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023, LSM GAM Banggai berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memungut sampah di Teluk Lalong Luwuk, Kabupaten Banggai Selasa (21/02/2023).

Adapun instansi yang terlibat dalam pelaksanaan HPSN 2023 di antaranya Kejaksaan Negeri Banggai, Polres Banggai, Kodim 1308 Luwuk Banggai, Danposal Luwuk, Stasiun KIPM Luwuk Banggai, Kantor UPPP Luwuk, Dinas Lingkungan Hidup, Universitas Muhammadiyah Luwuk, dan kelompok masyarakat.

Pemungutan sampah dimulai sejak pukul 08.30 Wita dan berakhir hingga sekitar pukul 09.30 Wita. Terdapat 4 perahu motor yang digunakan dalam membersihkan kawasan Teluk Lalong Luwuk.

Baca:  Pemberlakuan PPKM harus Dibarengi Solusi buat Masyarakat

Adapun sampah yang dihasilkan dari berbagai macam jenis, didominasi oleh sampah plastik seperti bekas kemasan air mineral.

Kepala Kejaksaan Negeri Banggai Raden Wisnu Bagus Wicaksono mengatakan, kawasan Teluk Lalong merupakan ikon Kota Luwuk dan saat ini sedang dilaksanakan upaya pelestarian Banggai Cardinal Fish.

“Problem itu di sini adalah sampah. Ini sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu,” katanya seusai kegiatan pemungutan sampah.

Karena itu, Kajari Banggai mendorong kesadaran seluruh pihak, termasuk pemangku kepentingan terkait untuk mendorong kesadaran terkait sampah yang dampaknya luar biasa.

“Kami harapkan ke depan ada kegiatam seperti ini yang skopnya lebih besar lagi,” tutur Kajari Banggai.

Baca:  Demokrat tak Yakin Rebut Kursi di Dapil 3 Banggai, SDB: Caleg harus Kerja Keras

Di tempat yang sama, Kepala Stasiun KIPM Luwuk Arafat Taslim menyatakan, pada momentum HPSN 2023 pihaknya mendorong kepada semua pihak untuk pengurangan penggunaan kemasan sekali pakai.

“Kita secara pribadi menggunakan tumblr, tidak menggunakan lagi kemasan air mineral sekali pakai,” katanya.

Kemasan air mineral sekali pakai, kata Arafat, telah menjadi masalah bersama karena lamanya waktu terurai dan berdampak pada ligkungan, terutama sektor kelautan.

“Laut bukan tempat sampahmu menjadi slogan selama kita di sini,” tuturnya. *

Peringati HPSN 2023 di Kota Luwuk Kabupaten Banggai

Asn

error: Content is protected !!