LUWUK TIMES, Luwuk — Tak ingin kehilangan momentum usai mengamankan 11 kursi di DPRD Banggai, DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai langsung mencuri start dalam menyongsong Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Partai berlambang pohon beringin ini secara resmi mengumumkan bakal membuka penjaringan bakal calon legislatif (bacaleg) mulai tahun depan (2027).
Langkah agresif tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua DPD II Partai Golkar Banggai, H. Beniyanto Tamoreka, dalam Rapat Internal Diperluas bersama Pengurus Kecamatan (PK) di Sekretariat DPD II Golkar Banggai, Minggu (18/10/2026).
Beniyanto menegaskan, rekrutmen ini memberikan ruang seluas-luasnya bagi seluruh pengurus dan kader potensial untuk tampil di panggung politik daerah.
“Tahun 2027 kita mulai jaring caleg untuk 2029. Semua pengurus diberi kesempatan yang sama. Saya ingin mereka yang menjadi caleg benar-benar representasi dari kecamatannya dan memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat,” ujar Beniyanto tegas.
Penyegaran Mesin Partai dan Penguatan Administrasi
Selain manuver pencalegkan, rapat internal yang diwarnai sesi audiens interaktif antara PK dan Ketua DPD II ini juga membahas penataan administrasi dan penguatan keanggotaan.
Sekretaris DPD II Golkar Banggai, Irwanto Kulap, menjelaskan bahwa penataan tertib administrasi, seperti pendaftaran pengurus periode 2025–2030 serta jajaran PK ke Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU menjadi prioritas utama untuk memperkokoh fondasi partai.
Menanggapi hal itu, Beniyanto membeberkan bahwa progres penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan saat ini baru mencapai 60 persen dan masih terus dievaluasi. Mengenai restrukturisasi di tingkat bawah, ia menegaskan prinsip inklusif partai.
“Tidak ada istilah mengganti, tetapi melanjutkan. Ketua yang lama diposisikan sebagai pembina. Prinsip utama partai politik adalah terus menambah kader, bukan membuangnya,” tambah Beniyanto.
Untuk menjaga soliditas dan basis dukungan hingga ke akar rumput, DPD II Golkar Banggai menginstruksikan seluruh anggota Fraksi Golkar di DPRD Banggai untuk memaksimalkan agenda reses dan program nasional hingga ke tingkat desa.
Langkah ini dinilai strategis untuk membangun ikatan batin yang berkelanjutan dengan konstituen demi mempertahankan kemenangan di 2029. *
Reporter Sofyan Labolo













