LUWUK TIMES, Luwuk — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banggai menggelar rapat asistensi kebutuhan medis bersama Dinas Kesehatan untuk mematangkan persiapan Kontingen Banggai yang akan berlaga di Morowali.
Rapat ini menjadi langkah penting guna memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi fisik yang prima.
Usai rapat asistensi Sekretaris KONI Kabupaten Banggai, Sugiarto Djanun, Kamis (22/10/2026) menginformasikan, tim medis dijadwalkan mengawal para atlet secara intensif. Mulai dari masa pemberangkatan, pelaksanaan ajang perlombaan, hingga kepulangan ke Luwuk.
Sebagai bagian dari persiapan, tim medis akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh (medical check-up) bagi seluruh atlet pada training center (TC), tepatnya H-2 atau H-3 sebelum keberangkatan.
Langkah ini sambung Sugiarto dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala kesehatan selama perjalanan maupun saat bertanding.
Dalam rapat tersebut, perwakilan Dinas Kesehatan melampirkan daftar kebutuhan jenis obat-obatan serta fasilitas pendukung, termasuk penyediaan tabung oksigen dan dua unit mobil ambulans.
Tim medis yang akan diterjunkan diperkirakan berjumlah 10 hingga 15 personel, terdiri dari perawat dan dokter umum. Langkah asistensi ini juga dipastikan berjalan transparan dan akuntabel.
Setiap pengajuan anggaran dan penyediaan obat-obatan dikaji secara efisien agar tepat guna sesuai kebutuhan riil di lapangan.
Masih dengan penjelasan Sugiarto, seluruh tahapan persiapan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan dan petunjuk dari Bupati Banggai selaku Ketua Umum KONI H. Amirudin serta Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Kontingen. Komitmen Moh. Ramli Tongko.
Sehingga sangat diharapkan pertegas Sugi-sapaannua, dapat menjamin kelancaran, keamanan dan kesehatan seluruh atlet Banggai selama berjuang di Kabupaten Morowali. *
Reporter Sofyan Labolo













