Close

Lewat Potongan Kue Ulang Tahun ke 62, Potret Kehangatan dan Soliditas Keluarga Besar Golkar Banggai

74 dilihat
Ketua DPD II Partai Golkar Banggai H. Beniyanto Tamoreka (kanan) menyerahkan potongan kue ulang tahun Partai Golkar ke 62 kepada Ketua DPRD Banggai, H. Saripudin Tjatjo, Minggu (18/10/2026). (FOTO: Sofyan Labolo Luwuk Times)
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk — Mentari siang di atas halaman Sekretariat DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai, Minggu (18/10/2026), menjadi saksi momen istimewa.

Hari itu, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar tak sekadar diisi dengan seremoni kenegaraan atau riuk-pikuk politik formal. Melainkan menjelma menjadi ruang perayaan kekeluargaan yang sarat makna.

Sejak pagi, antusiasme masyarakat telah memadati area acara. Tak kurang dari 1.000 paket sembako gratis dibagikan oleh partai pemenang Pemilu Legislatif (Pileg) Kabupaten Banggai periode 2024–2029 ini sebagai bentuk kepedulian sosial.

Namun, di balik senyum bahagia warga yang membawa pulang bantuan, ada pemandangan lain yang tak kalah menyentuh hati, suasana keakraban yang mengalir kental di antara sesama kader pohon beringin.

Momen paling berkesan tercipta saat prosesi pemotongan kue anniversary. Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai sekaligus legislator Senayan, H. Beniyanto Tamoreka, berdiri mengapit kue ulang tahun.

Dengan senyum hangat, pisau kue di tangannya perlahan memotong bagian pertama. Bukannya dinikmati sendiri, potongan kue itu pertama kali ia serahkan kepada senior Partai Golkar yang juga Ketua DPRD Banggai, H. Saripudin Tjatjo, sebuah simbol penghormatan mendalam kepada para pendahulu yang telah membesarkan partai.

Keramahan itu berlanjut. Potongan berikutnya diserahkan kepada Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai, Irwanto Kulap. Disusul oleh Ketua KPPG Banggai yang juga anggota DPRD Banggai, Lisa Sundari.

Suasana kekeluargaan kian terasa hangat tatkala Beniyanto menyerahkan suapan kue kepada adik kandungnya, Helton Abdul Hamid.

Satu per satu anggota DPRD Banggai seperti Ramli Mbane, Su’dan Latjeno, Eni Marthin, hingga Rika Saripudin turut merasakan manisnya kebersamaan lewat potong kue tersebut.

Tawa, tepuk tangan, dan gurauan riang menyelimuti setiap suapan, mencairkan sekat-sekat formalitas organisasi.

Di balik kesederhanaan sepotong kue, tersirat pesan yang kuat: kesolidan. Hari itu, Partai Golkar Banggai tidak hanya merayakan usia baru dan kejayaan angka-angka politik.

Akan tetapi juga memperlihatkan komitmen, harmoni, dan rasa saling menghargai antarkader dari generasi ke generasi.

Bagi keluarga besar DPD II Partai Golkar Banggai, rasa kebersamaan inilah yang menjadi modal sosial paling berharga.

Sebuah fondasi kokoh untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat dan mempertahankan eksistensi beringin di Bumi Banggai.

Reporter: Sofyan Labolo

Pasang Iklan Anda Disini_1