Close ADS

Sulteng

PENA 98 Gelar Diskusi di Palu, Segarkan Ingatan Rakyat Terhadap Perjuangan Mahasiswa

772
×

PENA 98 Gelar Diskusi di Palu, Segarkan Ingatan Rakyat Terhadap Perjuangan Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
PENA 98 menggelar diskusi di Kota Palu, Sabtu (06/05/2023). (Foto: Istimewa)

LUWUK TIMES — Untuk memperingati 25 tahun reformasi, Persatuan Nasional Aktivis 98 (Pena 98) Sulawesi Tengah menggelar Diskusi Interaktif dengan Tema “Kami Tidak akan Lupa Siapa Pelakunya”, Sabtu (06/05/2023), di Aula STMIK Bina Mulia Palu.

Diskusi di pandu moderator Moh Hamdin dan narasumber Dedy Askari Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah serta Burhanuddin Andi Masse selaku Ketua Assosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer.

Menurut Moderator sebagai pengantar Diskusi, pasca reformasi para aktivis sekarang sudah berada di ruang-ruang pemerintahan yang mampu mempengaruhi kebijakan yang sesuai dengan cita-cita reformasi.

Baca:  Pawai Takbiran Sambut Idul Adha 1444 H di Luwuk Semarak

“Hari ini, para aktivitas 98 sudah berada di ruang untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah yang sesuai dengan cita-cita reformasi,” Kata Hamdin.

Sehingga menurutnya, penting untuk mendiskusikan sekaligus merefleksikan perjalanan Reformasi di Sulawesi Tengah.

“Apakah mereka memperjuangkan cita-cita reformasi, atau tidak sama sekali,” lanjut Hamdin. 

Sementara itu, Dedy Askari lebih menyampaikan bahwa Komnas HAM terbentuk dari buah reformasi. Hasil ini kemudian memberikan ruang yang sama termaksud penindakan permasalahan hukum yang terjadi pada kejadian di tahun 1998.

Baca:  56 Instansi Pemda Banggai Ikut Sosialisasi Aplikasi Siap Connect BPK RI di Luwuk

Selain itu sebagai aktifis Dedi Askari mengimbau, khususnya masyarakat Sulawesi Tengah untuk memanfaatkan SDA di Sulawesi Tengah. 

“Ingat, sumber daya alam hari ini dikuasai oleh pihak asing. Seharusnya dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat Sulawesi Tengah khususnya,” katanya.