Parpol

Politisi Partai NasDem Banggai Suparno: Di Politik Pamali Bicara Kalah

998
×

Politisi Partai NasDem Banggai Suparno: Di Politik Pamali Bicara Kalah

Sebarkan artikel ini
Politisi Partai NasDem Kabupaten Banggai Suparno. (Foto: Sofyan Labolo)

LUWUK TIMES — Pemilu 2019 Suparno bak dapat durian runtuh. Betapa tidak, hanya dengan modal 729 suara di daerah pemilihan (dapil) 4 Banggai, mantan kepala desa (Kades) ini melenggang mulus sebagai wakil rakyat di parlemen lalong.

Raihan dukungan konstituen yang sangat signifikan Helton Abdul Hamid sebanyak 5.806 suara, turut memberi andil besar, sehingga Suparno menjadi salah satu dari 11 caleg terpilih kala itu.

Akumulasi 9.213 suara membuat Partai NasDem sukses mengantarkan dua kadernya duduk di parlemen lalong. Keduanya adalah Helton dan Suparno.

Baca:  Golkar Banggai Beri Penghargaan Kepada Para Sesepuh Beringin

Bagaimana respon Suparno, menyusul kabar bahwa Helton tak akan menjadi incumbent untuk periode ketiga nya pada pemilu 2024?

Ditemui usai shalat Jumat di masjid Agung Annur Luwuk, Suparno mengatakan, kalau pun realitanya Helton tak maju lagi sebagai caleg DPRD Banggai, maka ia tetap yakin NasDem mampu mempertahankan 2 kursi di dapil 4 Banggai.

“Kalaupun ko Eton (sapaan Helton Abdul Hamid) tidak maju, maka saya tetap optimis NasDem mampu mempertahankan 2 kursi di dapil 4 Banggai,” kata Suparno.

Baca:  Tiga Kriteria Partai Golkar Banggai dalam Merekrut 35 Bacaleg untuk Empat Dapil

Satu hal yang menjadi prinsip Suparno di panggung politik. Sehingga membuatnya tetap optimis.

“Di Politik itu pamali bicara kalah. Kalau sudah ciut duluan, sebaiknya mundur jadi politisi,” kata Suparno.

Salah satu yang turut mendorong rasa optimis Suparno NasDem mampu mempertahankan bahkan menambah kursi di dapil dataran Toili itu adalah penambahan kuota kursi.

“Dapil 4 Banggai itu dapil berkah. Karena dari 11 naik menjadi 12 kursi. Peluang NasDem sangat terbuka lebar untuk menambah 3 kursi,” kata Suparno. *