
Jika pada perhelatan Porprov VIII di Parigi Moutong tahun 2019 lalu, kontingen Kabupaten Tolitoli hanya mampu mendulang 2 medali emas, 6 medali perak dan 5 medali perunggu dan berada diperingkat 7.
“Insya Allah Porprov di Luwuk, capaian prestasi atlet-atlet Kabupaten Tolitoli kami targetkan bisa di atas 10 medali emas dan masuk peringkat 2 besar,” tegas Mansur Pondang.
Dari 24 cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan, menurut Mansur Pondang yang mantan Jurnalis, mantan anggota DPRD Tolitoli dan kini bergiat sebagai Lawyer, nantinya KONI Kabupaten Tolitoli akan mengupayakan semua cabang olahraga itu akan diikuti atlet Tolitoli.
“Persiapan dan seleksi cabang-cabang yang akan menjadi duta-duta terbaik Kabupaten Tolitoli ke Porprov Luwuk kini sudah memasuki finalisasi,” terang Mansur.
Waketum KONI Kabupaten Tolitoli menambahkan, awal April 2022 tim verifikasi akan menyimpulkan hasil kerjanya terhadap 26 Cabor yang dibina KONI Kabupaten Tolitoli. Mana yang layak dan mana yang tidak untuk dikirim ke Luwuk.
Dari amatannya saat ini beberapa Cabor seperti Taekwondo, Panjat Tebing, Pencak Silat, Muathay, Karate, dan Sepak Bola sangat layak dan akan menjadi tumpuan perolehan medali bagi kontingen Tolitoli.
Estimasi Mansur Kabupaten Tolitoli bisa menyodok keperingkat dua Porprov Sulteng di Luwuk. Hal itu didasarkan pada capaian prestasi atlet-atlet asal Kabupaten Tolitoli pada tingkat nasional saat ikut memperkuat kontingen Sulteng, baik untuk Kejurnas maupun PON XX Papua lalu. *
Discussion about this post