Close ADS

Pilkada 2024

Setelah PDI Perjuangan, Ma’mun Amir Dekati PKB

526
×

Setelah PDI Perjuangan, Ma’mun Amir Dekati PKB

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Pribadi Wagub Sulteng Ma'mun Amir, Ahmad Ridwan mengambil formulir pendaftaran di DPD PKB Sulteng, Senin (22/04/2024).

Luwuk Times.ID– Ma’mun Amir terus menunjukkan keseriusan nya untuk berkompetisi di Pilkada Sulteng.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulteng ini mengambil formulir pendaftaran di DPD PDI Perjuangan Sulteng.

Melalui Sekretaris pribadi, mantan Bupati Banggai dan DPD RI ini mengambil formulir bakal calon gubernur / Wakil Gubernur di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Senin (22/04/2024).

Kedatangan Ahmad Ridwan diterima langsung pejabat teras PKB Muh. Habil, bertempat Kantor DPW PKB jalan Veteran Kelurahan Lasoani, Kota Palu.

“Ini merupakan partai politik ke dua yang didekati pak Ma’mun dalam menghadapi kontestasi politik 2024. Selanjutnya akan ada partai partai politik lain,” kata Ahmad Ridwan.

Baca:  16 Ribu KTP Dukungan Ril Rakyat Banggai buat Amirudin, FORMI: Jumlahnya Masih Bertambah

Bukan tanpa alasan sehingga Ma’mun punya obsesi untuk kembali berkompetisi pada periode kedua di Pilkada Sulteng.

Ayah Andhika Mayrizal Amir yang merupakan calon DPD RI terpilih asal dapil Sulteng ini, mendapat banyak dukungan moril dari sejumlah tokoh masyarakat kabupaten/kota se Sulteng.

“Sejauh ini sudah banyak tokoh masyarakat hampir di seluruh Kabupaten/Kota. Terutama tokoh-tokoh masyarakat di Banggai bersaudara yang mendorong dan mengkonsolidasikan diri untuk mendukung pak Ma’mun,” ucap Ahmad Ridwan.

Hal ini sambung Rid sapaan Ahmad Ridwan, menjadi faktor utama yang membuat Ma’mun semakin bersemangat untuk mengikuti kontestasi politik 2024.

Baca:  Bupati Banggai dan Kapolres Teken NPHD Pengamanan Pilkada 2024

Satu hal yang menjadi komitmen Ma’mun sehingga harus bertarung kembali di Pilkada Sulteng.

Dan itu menjadi closing statemen Ahmad Ridwan, setelah mengambil formulir pendaftaran di PKB Sulteng.

“Bukan untuk melawan siapa-siapa. Tapi untuk melanjutkan program-program pembangunan yang sudah dijalankan,” kata Ma’mun sebagaimana disampaikan Ahmad Ridwan.

Dan program itu antara lain menurunkan angka kemiskinan ekstrim dan pengangguran terbuka, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, Pertumbuhan Ekonomi diatas rata-rata, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah. *