IKLAN
Sulteng

Sulawesi Tengah Berusia 59 Tahun, Ini Daftar Nama Para Gubernurnya

671
×

Sulawesi Tengah Berusia 59 Tahun, Ini Daftar Nama Para Gubernurnya

Sebarkan artikel ini
Mantan Gubernur Sulteng Longki Djanggola dan Wakil Gubernur Sulteng Ma’mun Amir. (Foto: Biro Adm Pimpinan)

Luwuk Times — Sulawesi Tengah (Sulteng) memperingati anniversary nya. Tepat pada Kamis 13 April 2023, provinsi yang memiliki 13 kabupaten/kota ini berusia 59 tahun.

Peringatan HUT Provinsi Sulawesi Tengah ke 59 Tahun 2023 ini ditandai dengan upacara pengibaran bendera merah putih dengan Inspektur Upacara Wakil Gubernur Drs. H. Ma’mun Amir, bertempat halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis (13/4).

Sejumlah pihak hadir pada kegiatan seremonial tersebut. Mereka diantaranya, Gubernur Sulawesi Tengah periode 2011-2016 dan 2016-2021 H. Longki Djanggola, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dan Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah.

Hadir juga para Bupati dan Walikota se Sulteng, unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, Sekda, Asisten, Staf Ahli Gubernur, para Kepala OPD, Pimpinan Perbankan, Direktur Penguatan Daya Saing Produk Kementerian Kelautan dan Perikanan, Karo Umum Kementerian ESDM.

Sulteng dikenal dengan sebutan Negeri Seribu Megalit. Provinsi ini resmi terbentuk tanggal 13 April 1964. Dan sudah 15 gubernur yang memimpin Provinsi Sulteng.

Para Gubernur Provinsi Sulteng yang pernah menjabat:

1. Anwar Gelar Datuk Madjo Basa Nan Kuning (13 April 1964-13 April 1968).

2. Mohammad Jasin (13 April 1968-April 1973).

3. Albertus Maruli Tambunan (April 1973-28 September 1978).

4. Moenafri (28 September 1978-22 Oktober 1979).

5. Eddy Djadjang Djajaatmadja (22 Oktober 1979-22 Oktober 1980).

Baca:  Belasan Tahun Tugu Pagimana tak Diperbaiki, Aktivis: Kemana Anggaran Kecamatan?

6. Eddy Sabara (November 1980-Februari 1981).

7. Ghalib Lasahido (19 Desember 1981-Februari 1986).

8. Abdul Aziz Lamadjido, (Februari 1986-Februari 1991).

9. Abdul Aziz Lamadjido (Februari 1991-1996).

10. Bandjela Paliudju (16 Februari 1996-20 Februari 2021).

11. Aminuddin Ponulele (20 Februari 2021-20 Februari 2006).

12. Bandjela Paliudju (24 Maret 2006 sampai dengan 24 Maret 2011).

13. Achmad Tanribali Lamo (31 Maret 2011 sampai 16 Juni 2011).

14. Longki Djanggola (2011-2016).

15. Longki Djanggola (2016-2021).

16. Rusdy Mastura (16 Juni 2021 sampai sekarang, dan akan berakhir 2024).

Upacara

Sementara itu, peringatan HUT Provinsi Sulawesi Tengah ke 59 tahun 2023 berlangsung secara khidmat.

Upacara diawali penampilan seni beduk sahur nopabomba, drumband dan tari mokambu dari sanggar maradika. Dilanjutkan pembacaan sejarah singkat Sulawesi Tengah oleh Kadis Kebudayaan Provinsi A. Kamal Lembah.

Gubernur H. Rusdy Mastura dalam sambutan tertulisnya dibacakan Wakil Gubernur Drs. H. Ma’mun Amir menyampaikan syukur atas bertambahnya usia provinsi sulawesi tengah yang ke-59. Dan selama 3 tahun berturut-turut selalu bersamaan dengan pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan.

“Semoga hal ini menjadi pertanda Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa merestui provinsi Sulawesi Tengah menjadi daerah yang maju, adil, damai, dan sejahtera. baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur,” sebut gubernur.

Baca:  KPK Ingatkan Pemprov Sulteng Modus Korupsi Lewat Pokir dan Dana Hibah

Hal lain yang patut disyukuri yakni dengan berakhirnya pandemi covid-19,  yang tidak lepas dari suksesnya program vaksinasi dan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. 

Menurutnya, sejumlah ahli mengatakan Sulawesi Tengah sebagai the sleeping giant (raksasa yang sedang tertidur), untuk merangsang dan mengoptimalkan potensi lokal Sulawesi Tengah ialah dengan mengkampanyekan program nasional bangga buatan indonesia (BBI) dan bangga berwisata indonesia (BBWI), yang puncak acaranya akan dilaksanakan bulan Agustus mendatang.

Ia pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada tokoh-tokoh daerah yang telah berjasa bagi Sulawesi Tengah.

“Teristimewa, saya ucapkan selamat dan apresiasi atas penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada tokoh pejuang Tombolotutu atas jasa-jasanya melawan penjajah di negeri seribu megalith, provinsi Sulawesi Tengah. Sekaligus atas launching buku pahlawan Tombolotutu Bara Perlawanan di Teluk Tomini,” ujar gubernur

Gubernur juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada para mantan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang pernah memimpin Sulawesi Tengah.

Para mantan pejabat pemerintahan dan purnawirawan TNI/Polri yang turut berkontribusi dalam mengisi pemerintahan dan pembangunan, serta pelayanan publik kepada masyarakat Sulawesi Tengah.

Puncak peringatan HUT Provinsi Sulawesi Tengah dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan dan launcing logo BBI dan BBWI. *

Biro Adm Pimpinan

error: Content is protected !!