LUWUK TIMES, Luwuk Timur — Senyum sumringah memancar dari wajah anak-anak sekolah dan warga Desa Indangsari, Kecamatan Luwuk Timur. Langkah kaki mungil yang dulunya harus menempuh rute jauh dan melelahkan demi bisa duduk di bangku sekolah, kini terasa jauh lebih ringan.
Sebagai wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemda) Banggai terhadap kesejahteraan masyarakat dan akses pendidikan generasi penerus, Jembatan Armco Garuda Merah Putih di Desa Indangsari diresmikan pada Rabu (12/8/2026).
Pembangunan jembatan seluas 12×5 meter di atas saluran irigasi ini menjadi bukti hadirnya pemerintah di tengah-tengah kesulitan warga.
Pemda Banggai memastikan bahwa tak boleh ada lagi anak-anak yang terhambat meraih cita-citanya hanya karena keterbatasan infrastruktur.
Menghubungkan Harapan dan Masa Depan
Mewakili Bupati Banggai, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai, Faisal Karim, S.Sos., M.Si., mengungkapkan rasa haru dan syukurnya atas hadirnya jembatan yang telah lama dirindukan warga ini.
“Alhamdulillah, jembatan ini hadir membawa manfaat besar. Sebelumnya, anak-anak kita harus menempuh rute memutar yang cukup jauh hanya untuk pergi menuntut ilmu ke sekolah. Begitu juga para petani yang kesulitan mengangkut hasil panennya,” ujar Faisal Karim penuh kehangatan.
Ia menegaskan, Pemda Banggai akan terus berkolaborasi dan berkomitmen menghadirkan fasilitas publik yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga, khususnya keselamatan dan kenyamanan anak-anak sekolah.
Pembangunan ini sendiri terlaksana berkat sinergi erat Pemda Banggai bersama Kodim 1308/Luwuk Banggai melalui program bantuan Pemerintah Pusat yang diinisiasi oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sinergi Nyata demi Kesejahteraan Rakyat
Sementara itu, Danramil 1308-01/Luwuk, Kapten Inf. Amal Supu, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi pembangunan jembatan didasarkan pada kebutuhan yang sangat mendesak dari warga sekitar.
Pertama, dapat memangkas jarak tempuh anak-anak menuju sekolah agar lebih aman dan cepat.
Kedua, memudahkan mobilitas petani lokal dalam mendistribusikan hasil panen tanpa terganggu aliran irigasi.
Dan ketiga, mempererat interaksi sosial warga antarwilayah secara aman.
“TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk mengatasi kesulitan masyarakat. Kami bersyukur Jembatan Armco Garuda Merah Putih ini bisa terealisasi dan langsung dirasakan manfaatnya,” ungkap Kapten Inf. Amal Supu.
Titipan Harapan untuk Generasi Mendatang
Menutup peresmian tersebut, Pemda Banggai mengajak seluruh lapisan masyarakat Desa Indangsari untuk merawat jembatan tersebut dengan penuh rasa memiliki.
“Mari kita jaga dan rawat jembatan ini bersama-sama. Kehadiran jembatan ini adalah wujud kasih sayang dan kepedulian kita semua, agar manfaatnya terus mengalir hingga dirasakan oleh anak-cucu kita di masa depan,” pungkas Faisal Karim.
Kini, dengan berdirinya Jembatan Armco Garuda Merah Putih, aliran air irigasi Indangsari tak lagi menjadi penghalang.
Jembatan tersebut bukan sekadar bentangan besi dan semen, melainkan bentangan harapan yang mengantarkan anak-anak Banggai melangkah lebih mantap menuju masa depan yang cerah. *


