Close

Terbengkalai Akibat Alih Status, Warga Salodik Turun Tangan Tambal Tanjakan Lumba-Lumba Pakai Uang Swadaya

622 dilihat
Lubang jalan yang di cor warga. (FOTO: Ramli Djakaria untuk Luwuk Times)
A-AA+A++

Luwuk Times, Pagimana — Kerusakan parah sepanjang enam kilometer di ruas jalan Salodik, Luwuk Timur–Siuna, Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai, memaksa warga setempat mengambil langkah nekat.

Tak berselang setelah jalur tersebut yang populer dengan sebutan Tanjakan Lumba-Lumba, dialihkan statusnya menjadi jalan kabupaten, kondisinya justru kian memprihatinkan tanpa adanya perbaikan resmi.

Pantauan Luwuk Times pada Sabtu (05/09/2026) menunjukkan warga Desa Salodik sudah menggelar aksi penggalangan dana secara mandiri selama hampir dua minggu terakhir.

Uang hasil swadaya masyarakat tersebut dibelikan semen dan pasir untuk menutupi lubang-lubang menganga yang membahayakan para pengguna jalan.

Awalnya, ruas ini berstatus sebagai jalan provinsi. Namun, peralihan status pengelolaan ke pemerintah kabupaten di tengah keterbatasan anggaran membuat jalan ini seolah kehilangan penanggung jawab.

Pihak provinsi menghentikan pemeliharaan, sementara pemerintah kabupaten belum mampu mengeksekusi perbaikan akibat efisiensi anggaran.

“Kami tidak bisa terus menunggu sementara jalan makin parah dan membahayakan keselamatan penyeberang maupun pengendara. Makanya warga berinisiatif patungan beli material sendiri,” ujar salah satu warga di lokasi aksi.

Hingga berita ini diturunkan, perbaikan darurat berbahan semen dan pasir oleh warga masih terus berlangsung.

Hal itu demi menekan risiko kecelakaan di jalur penghubung antarkecamatan tersebut. *

Pasang Iklan Anda Disini_1