Advertising

Example floating
Example floating

VIDEO: Aksi Spektakuler Ben Xavier Hipnotis Penonton Banggai Open Taekwondo Championship di Luwuk

Sofyan
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk — Seluruh mata penonton di arena Banggai Open Taekwondo Championship (BOTACH) 2026 tertuju pada satu titik di tengah matras. Muh. Ben Xavier Daud, atlet muda berbakat berusia 15 tahun, sukses mencuri perhatian lewat peragaan Freestyle Taekwondo yang memukau dan penuh ketegangan.

Siswa kelas X d SMA Negeri 3 Luwuk ini turun memperkuat Pengkab TI Banggai pada nomor Freestyle Taekwondo Junior Putra.

IMG-20260829-WA0006

Ajang BOTACH 2026 ini berlangsung selama 3 hari, 20-22 Agustus 2026 bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Kilongan Kecamatan Luwuk Utara.

Baca Juga:  Morowali Siap Guncang Porprov X Sulteng, Garansi Fiskal Pemprov Bakar Semangat Atlet

Di bawah bimbingan pelatih Sanim Feiber Piether di Banggai Taekwondo Club (BTC), Ben tampil begitu matang dan percaya diri. Pada kelas ini, Ben-begitu sapaan bocah ini merebut medali emas.

Penampilannya dibuka dengan ketenangan luar biasa. Dalam tempo sembilan detik pertama, Ben mengambil sikap Charyeot dan Chunbi, memberi salam hormat sebelum dentuman musik mengiringi langkahnya.

Muh. Ben Xavier Daud

Ia memulai aksi lewat kombinasi tangkisan (Makki) dan pukulan (Jirugi) presisi, diselingi Ap Chagi melayang yang memperlihatkan kontrol keseimbangan sempurna.

Atmosfer pertandingan kian memanas saat Ben memasuki detik ke-19. Lewat luncuran cepat, ia melepaskan kombinasi tendangan beruntun Naryeo Chagi dan Dollyo Chagi.

Baca Juga:  SJS Luwuk Turunkan Dua Tim di Piala Soeratin Sulteng 2026

Disusul lompatan tinggi (Jump Kick) yang mendarat mulus pada kuda-kuda rendah. Tak berhenti di situ, riuh tepuk tangan membahana ketika Ben melakukan run-up dan melayang di udara mengeksekusi gerakan Backflip serta 540 Kick yang artistik.

Setiap ritme musik dimanfaatkan dengan cermat. Usai memperagakan transisi artistik lewat Sonnal Makki, Ben menghentak matras lewat kombinasi eksplosif Momdollyo Chagi dan putaran udara hingga 720 derajat.

Baca Juga:  Pangkas Anggaran Hore-Hore, KONI Banggai Kencangkan Ikat Pinggang demi Pertahankan Juara Porprov Sulteng 2026

Peak performa dicapai pada menit akhir saat ia berlari dari sudut lapangan, melompat tinggi, dan melepaskan Multiple Jump Kicks sebelum mendarat dengan Braking Stance yang kokoh.

Aksi berdurasi 1 menit 31 detik itu ditutup manis dengan Final Strike, teriakan Kiai yang mantap, serta sikap hormat penuh kedisiplinan.

Perpaduan antara teknik bela diri murni, estetika Poomsae, dan aksi akrobatik udara menjadikan penampilan atlet muda BTC ini sebagai salah satu momen paling berkesan dalam kejuaraan tersebut. *

-->