LUWUK TIMES, Banggai — Kepemimpinan Kabupaten Banggai dibawah nahkoda Amirudin dan Furqanuddin dinilai berjalan secara harmonis, solid serta mengedepankan prinsip kewibawaan dan tata kelola birokrasi yang bersih.
Demikian Ketua Dewan Pengawas Yayasan Untika, Irman Budahu, saat memberikan keterangan terkait pengamatannya terhadap dinamika kepemimpinan daerah belakangan ini.
Ditemui Luwuk Times, usai menunaikan shalat Jumat di masjid Pemda Banggai, Jumat (21/08/2026), Irman berujar, salah satu indikator utama dari solidnya roda pemerintahan saat ini adalah tidak adanya kubu-kubu atau faksi politik internal yang saling bergesekan.
Bahkan seluruh elemen kepemimpinan, baik Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), hingga jajaran Forkopimda, mampu menjaga keharmonisan kerja.
“Berprestasi dan berwibawa. Alasannya, tidak pernah ada yang terdengar adanya kelompok Bupati, kelompok Wakil Bupati, atau kelompok Sekda. Semuanya rukun. Apa yang saya ikuti dan saya lihat selama beliau memimpin sejak periode pertama, hingga periode kedua ini, semuanya berjalan rukun,” ujar Irman.
Ia menegaskan bahwa dalam setiap proses pelantikan maupun promosi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN), tata kelola birokrasi berjalan transparan dan sesuai prosedur resmi, tanpa ada praktik “titip-menitip” jabatan atau pengondisian sebelum keputusan resmi (SK) diterbitkan.
“Saya mengikuti setiap pelantikan dan promosi jabatan. Tidak pernah saya mendengar ada yang mendahului SK, seperti si A di sini, si B di sini, atau si C di sini. Semua berjalan sebagaimana mestinya. Tidak ada ‘orang titipan’ Bupati, Wakil Bupati, atau Sekda. Bahkan tidak ada yang ‘merengek-rengek’ meminta jabatan,” tegasnya.
Irman menambahkan, keharmonisan tersebut tidak hanya terjadi di lingkungan internal birokrasi. Akan tetapi juga menjangkau hubungan antar-lembaga dalam unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Pemerintahannya solid, berwibawa, dan tidak ada gesekan, termasuk dengan unsur Forkopimda,” pungkas Ketua Dewan Pengawas Yayasan Untika tersebut.
Dengan stabilitas birokrasi dan konsistensi kepemimpinan yang terjaga, roda pemerintahan diharapkan terus berfokus pada peningkatan pelayanan publik dan pembangunan daerah secara optimal. *










Tidak ada Respon