LUWUK TIMES — Momentum Safari Ramadan dimanfaatkan Pemerintah Kecamatan Pagimana untuk menyampaikan pesan penting kepada masyarakat.
Tidak hanya soal peningkatan ibadah, tetapi juga kewaspadaan terhadap ancaman peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang yang mulai meresahkan.
Tepat pada hari ke-15 Ramadan, Kamis (5/3), Camat Pagimana Wahyudin Sangkota melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda, Desa Lambangan.
Kegiatan tersebut turut hadir Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Firman Zaman serta aparat desa dan masyarakat setempat.
Dalam ceramahnya, Camat Wahyudin mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia.
Ia menjelaskan, dalam kehidupan seorang muslim terdapat dua hubungan yang harus dijaga, yakni Hablum Minallah (hubungan dengan Allah) dan Hablum Minannas (hubungan dengan sesama manusia).
“Hablum Minallah mencakup ibadah, ketakwaan, kepatuhan serta keikhlasan kepada Allah SWT melalui sholat, dzikir dan puasa. Sedangkan Hablum Minannas adalah bagaimana kita menjaga silaturahmi, saling memaafkan, berbuat baik kepada tetangga, serta saling tolong menolong,” ujar Wahyudin.
Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi landasan penting dalam kehidupan bermasyarakat sebagaimana terkandung dalam Surah Ali Imran ayat 112.
“Bulan yang penuh rahmat ini, mari kita tingkatkan ibadah dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tambahnya.
Peredaran Narkoba
Namun dalam kesempatan itu, Wahyudin juga menyoroti ancaman serius peredaran narkoba, obat-obatan terlarang.
Hingga penyalahgunaan lem Fox yang dapat merusak masa depan generasi muda wilayah Pagimana.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama pemerintah desa, BPD, serta para orang tua, untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dari pengaruh negatif tersebut.
“Yang paling penting, wilayah Pagimana harus tetap aman dan damai. Kita harus memerangi hal-hal yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Khususnya peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang. Mari kita jaga anak-anak kita agar tidak mengenal barang-barang tersebut,” tegasnya.
Wahyudin juga berharap pemerintah desa bersama masyarakat dapat menjalankan aturan yang ada. Termasuk mendukung program pemerintah daerah demi menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Dengan kebersamaan dan kepedulian masyarakat, kita bisa menjaga desa tetap aman. Sehingga program pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. *
Reporter Anto Yasin













