LUWUK TIMES – Dalam kajian Kaidah Kehidupan bagian ke-7 di Masjid Agung An-Nuur Luwuk, Ustad Muadz mengingatkan jamaah tentang pentingnya memandang harta sebagai ujian dari Allah SWT.
Dalam penyampaiannya, ia merujuk pada Surah Al-Qasas ayat 77, yang menegaskan agar manusia mencari kebahagiaan akhirat dengan apa yang Allah berikan, namun tidak melupakan bagian kehidupan di dunia.
Menurut Ustad Muadz, Jumat 6 Maret 2026, setiap persoalan kehidupan, baik yang telah terjadi maupun yang akan datang, harus dikembalikan kepada pedoman utama umat Islam, yaitu Al-Qur’an dan ajaran syariat.
Dalam kajian tersebut, ia juga mengangkat kisah Qarun. Seorang dari kaum Bani Israil yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Nabi Musa AS.
Qarun terkenal sebagai orang yang sangat kaya raya. Pada masa mudanya, ia bahkan mendapat gelar Al-Munawwir atau “yang menerangi”. Itu karena kedekatannya dengan ilmu dan nasab kenabian dari keturunan Nabi Ya’qub AS.
Namun kekayaan yang ia miliki justru menjadi ujian besar baginya. Dalam kisah yang disampaikan, Ustad Muadz menjelaskan bahwa kekayaan Qarun juga datang setelah doa Nabi Musa ketika berada di padang sahara.
Karena itu, Nabi Musa menasihatinya agar menunaikan zakat dan menggunakan hartanya pada jalan Allah.
Turun Azab Allah
Sayangnya, Qarun menolak nasihat tersebut. Ia bahkan dengan sombong mengatakan bahwa seluruh hartanya ia peroleh karena kecerdasan dan usahanya sendiri.
Nasihat terakhir dari Nabi Musa pun tidak Qarun indahkan. Hingga akhirnya, Allah menurunkan azab berupa gempa yang menenggelamkan Qarun beserta seluruh hartanya ke dalam bumi.
Ustad Muadz menegaskan bahwa harta pada hakikatnya adalah amanah dan ujian dari Allah SWT. Setiap manusia kelak akan dimintai pertanggungjawaban tentang hartanya.
“Ada dua pertanyaan besar yang akan Allah ajukan kepada manusia tentang harta,” jelasnya. “Pertama, dari mana harta itu diperoleh. Kedua, ke mana harta itu dibelanjakan.”
Melalui kisah Qarun, jamaah diingatkan bahwa kekayaan tidak akan membawa keselamatan.
Hal itu jika tidak disertai dengan ketaatan dan kepedulian terhadap kewajiban seperti zakat serta penggunaan harta di jalan yang diridhai Allah. *
Reporter Sofyan Labolo

