LUWUK TIMES – Seorang karyawan perempuan mengalami kecelakaan kerja setelah jarinya terjepit mesin penggiling mie di Jalan Pulau 6, Kelurahan Uwentanaga Atas, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 12.19 WITA.
Insiden tersebut terjadi saat korban sedang menggiling mie di tempat usahanya. Diduga karena kurang fokus saat bekerja dan sambil menggunakan telepon genggam, jari korban tiba-tiba terjepit di bagian mesin penggiling sehingga tidak dapat dilepaskan.
Melihat kondisi tersebut, pemilik usaha segera mendatangi kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tojo Una-Una untuk meminta bantuan.
Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Alfred Leonard Lanu, SH., M.AP, saat mendapat laporan tersebut, Tim Rescue Damkarmat Tojo Una-Una langsung bergerak cepat menuju lokasi dengan membawa peralatan penyelamatan (hand tools).
Termasuk satu unit kendaraan operasional Hilux Dalkarhutlah (DN 8868 L). Tim tiba di lokasi sekitar pukul 12.26 WITA dan segera melakukan proses evakuasi.
Petugas, kata Alfred Leonard
kemudian membongkar sebagian bagian mesin penggiling mie secara hati-hati untuk melepaskan jari korban yang terjepit.
Proses penyelamatan berlangsung cukup menegangkan karena korban mengalami syok dan merasakan kesakitan.
Setelah melakukan upaya evakuasi selama kurang lebih satu jam, tim akhirnya berhasil melepaskan jari korban dari mesin. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian jari dan tangan.
Operasi penyelamatan dinyatakan aman dan terkendali, serta resmi selesai pada pukul 13.28 WITA.
Alfred Leonard mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja yang menggunakan mesin produksi, agar selalu berhati-hati dan tetap fokus saat bekerja guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja. *













