LUWUK TIMES, BANGGAI — Dinas Sosial Kabupaten Banggai melaksanakan kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Aplikasi SIKS-NG di Kecamatan Lamala dan Kecamatan Mantoh.
Kegiatan tersebut diikuti oleh pemerintah desa dan operator desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas, akurasi, dan pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat.
Kegiatan di Kecamatan Lamala diawali dengan sambutan Camat Lamala, Muhamad Saleh Padekes, S.Sos.
Ia menyampaikan pentingnya peran pemerintah desa dan operator dalam mendukung pengelolaan data sosial masyarakat di wilayah masing-masing.
Selanjutnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Hariadi Bola, SH, memberikan sambutan dan membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya Kepala Dinas Sosial menyampaikan pentingnya sinergi antara Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan operator desa dalam memastikan data sosial ekonomi masyarakat dapat dikelola secara tepat dan diperbarui sesuai kondisi faktual di lapangan.
“Data yang akurat merupakan salah satu dasar penting dalam pelaksanaan program perlindungan dan pemberdayaan sosial. Karena itu, pemerintah desa memiliki peran strategis dalam memastikan data masyarakat yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi mengenai Aplikasi SIKS-NG yang disampaikan oleh Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Ronal Putje, S.Ip., MM.
Materi tersebut membahas pemanfaatan aplikasi SIKS-NG dalam mendukung pengelolaan dan pemutakhiran data kesejahteraan sosial.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Banggai, Moh. Rivani, S.Ip., MM., memberikan materi terkait Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Penyampaian materi diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada pemerintah desa dan operator mengenai pentingnya data sosial ekonomi yang terintegrasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketepatan sasaran program pemerintah.
Selain materi DTSEN dan SIKS-NG, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang disampaikan oleh Kepala Bagian Kepesertaan BPJS, Sofly O. Kotambuna.
Materi tersebut memberikan pemahaman mengenai kepesertaan masyarakat dalam program jaminan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang memperoleh bantuan iuran.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pemerintah desa dan operator desa dalam melakukan pengelolaan serta pemutakhiran data masyarakat secara lebih tertib dan akurat.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Banggai mendorong terwujudnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPS, dan BPJS dalam mendukung tersedianya data sosial ekonomi yang berkualitas.
Sehingga pelaksanaan berbagai program perlindungan sosial dan pelayanan dasar dapat semakin tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi masyarakat di Kabupaten Banggai. *












