LUWUK TIMES, Jakarta – Kabupaten Banggai kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Daerah ini resmi menjadi salah satu kabupaten pertama di Indonesia yang berhasil menyelesaikan Desain Olahraga Daerah (DOD), sekaligus menembus jajaran 10 besar nasional dalam penyelarasan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Banggai, Yori Ntoi, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi lintas sektor yang terencana matang.
“Langkah strategis ini diawali dengan kerja sama antara Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Banggai bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung,” ujar Yori Ntoi, Kamis (24/9/2026).
Dari hasil kajian akademis bersama UPI Bandung tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai merumuskan landasan hukum resmi melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 27 Tahun 2025 tentang Desain Olahraga Daerah.
Sebagai bagian dari penguatan implementasi, Pemkab Banggai memboyong jajaran pemangku kepentingan untuk melakukan studi banding ke Bandung, Jawa Barat.
Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, mengingat Jawa Barat dikenal sebagai salah satu kiblat pembinaan olahraga nasional.
Beberapa waktu lalu, rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Banggai H. Amirudin bersama BRIDA dan instansi terkait mengunjungi kampus UPI Bandung guna mendalami pola pengembangan dan tata kelola olahraga yang berkelanjutan.
Puncaknya, komitmen Pemkab Banggai ini ditindaklanjuti secara resmi di tingkat pusat.
Wakil Bupati Banggai, H. Furqanuddin Masulili, mendatangi Gedung Utama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Jakarta untuk menyerahkan dokumen Perbup DOD tersebut.
Kedatangan Wabup beserta rombongan diterima langsung oleh Faza Novrisal, S.H., M.H., Analis Hukum Ahli Muda yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Hukum, Humas, dan Arsip pada Sekretariat Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI.
Penyerahan dokumen ini mempertegas posisi Kabupaten Banggai sebagai daerah pionir yang siap mencetak atlet-atlet berprestasi secara sistematis dan berkelanjutan melalui regulasi yang solid. *












