Close
IMG-20260928-WA0012

Komisi III DPRD Banggai Kunjungi Kantor PDAM Pagimana, Soroti Keluhan Air Bersih

SofyanSofyan
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Pagimana – Keluhan sejumlah warga terkait tidak maksimalnya aliran air bersih PDAM di wilayah Kecamatan Pagimana dalam beberapa bulan terakhir mendapat perhatian serius dari Komisi III DPRD Kabupaten Banggai.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, sejumlah anggota Komisi III DPRD Banggai melakukan kunjungan ke Kantor Unit PDAM Pagimana untuk mengonfirmasi langsung kondisi pelayanan serta berbagai persoalan yang dihadapi pengelola PDAM di lapangan.

Anggota DPRD Kabupaten Banggai, Suprapto, mempertanyakan perkembangan pelayanan PDAM di Kecamatan Pagimana, termasuk jumlah pelanggan dan berbagai permasalahan yang terjadi.

“Tujuan kami turun langsung karena adanya keluhan warga akibat aliran air yang tidak maksimal. Hal inilah yang ingin kami ketahui secara langsung dari pihak PDAM, sejauh mana persoalannya dan apa yang menjadi kendala di lapangan,” ujar Suprapto.

Sementara itu, Kepala Unit PDAM Pagimana, Saiful Saudil, menyampaikan bahwa jumlah pelanggan aktif PDAM Pagimana saat ini mencapai 1.148 pelanggan, sementara pelanggan yang sudah tidak aktif sebanyak 740 pelanggan.

Terkait keluhan mengenai aliran air yang tidak maksimal, Saiful membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, persoalan tersebut telah berlangsung cukup lama.

“Permasalahan tidak maksimalnya aliran air kepada pelanggan memang benar terjadi dan sudah cukup lama. Penyebabnya bukan karena debit air kurang, tetapi adanya kebocoran dan kerusakan di beberapa titik jaringan perpipaan. Hal inilah yang menjadi persoalan kami di Unit PDAM Pagimana dan membutuhkan perhatian pemerintah,” jelas Saiful.

Hal senada disampaikan Kepala Bagian Teknik PDAM Banggai, Ramires Dj Nursalih. Ia menjelaskan bahwa ketersediaan debit air dari sumber Sungai Uwedaka dan Ampera sebenarnya cukup baik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di wilayah Pagimana.

Menurut Ramires, persoalan utama justru terdapat pada kondisi jaringan perpipaan yang sudah tidak maksimal.

“Suplai debit air dari Sungai Uwedaka dan Ampera sangat baik dan tidak ada masalah. Namun, keluhan air tidak mengalir di sejumlah wilayah disebabkan kondisi perpipaan yang ada saat ini tidak maksimal,” ungkap Ramires.

Ia menjelaskan, debit air yang mengalir cukup deras, sementara kondisi pipa yang digunakan tidak mampu menahan tekanan air sehingga mudah mengalami kerusakan dan pecah.

“Debit air baik dan cukup kencang, tidak menjadi masalah. Akan tetapi, pipa yang dialiri air mudah rusak sehingga membutuhkan perbaikan kembali. Kami berharap dengan adanya perbaikan, tidak ada lagi keluhan dari pelanggan,” katanya.

Sejumlah anggota DPRD Banggai yang hadir Suprapto, Herdi Djiada, Syarifudin Husain, Helton Abd Hamid, Wajidah dan I Made Darma.

Pada kesempatan itu Herdianto Djiada menekankan kepada pihak PDAM Pagimana agar segera menyampaikan seluruh kebutuhan perbaikan jaringan kepada pemerintah dan DPRD.

“Segera pihak PDAM membuat laporan mengenai apa saja yang menjadi kebutuhan dalam perbaikan. Kami tunggu dalam waktu dekat ini agar secepatnya dapat kami anggarkan untuk memenuhi kebutuhan PDAM Pagimana,” tegas Herdianto.

Kunjungan Komisi III DPRD Banggai tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong perbaikan jaringan perpipaan dan meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kecamatan Pagimana. *

Reporter Anto Yasin

Pasang Iklan Anda Disini_1