DPRD Banggai

APBD Banggai 2024 Ditetapkan 3,1 Triliun, Sejak 2021 Grafik Naik 61 Persen

8678
×

APBD Banggai 2024 Ditetapkan 3,1 Triliun, Sejak 2021 Grafik Naik 61 Persen

Sebarkan artikel ini
Editor: Sofyan Labolo
Dari kiri Wakil Bupati Furqanuddin, Bupati Amirudin, Ketua DPRD Banggai Suprapto, Wakil Ketua I DPRD Banggai Batia Sisilia Hadjar dan Wakil Ketua II DPRD Banggai Samsul Bahri Mang, pada rapat paripurna di kantor DPRD Banggai, Senin (27/11/2023). (Foto: DKISP Banggai)

Luwuk Times, Banggai— Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai bersama DPRD Banggai menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 sebesar Rp. 3,1 Triliun.

Anggaran Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024 direncanakan sebesar Rp. 3.197.563.400.064,00. Sedang Anggaran Pendapatan Daerah Tahun 2024 direncanakan sebesar Rp.  3.166.684.508.284,00.

Adapun Anggaran Pendapatan Daerah Tahun 2024 itu bersumber dari, Pendapatan Asli Daerah direncanakan sebesar Rp. 253.313.354,00, Pendapatan Transfer direncanakan Rp. 2.886.010.712,00 dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah Rp. 27.360.441.188,00.

Anggaran tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna Penetapan APBD Tahun 2024 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Banggai Suprapto dan dihadiri Langsung oleh Bupati Banggai, Senin (27/11/2023) di Kantor DPRD Banggai.

Baca:  Wow! 106 Miliar Dana APBD Banggai Nganggur, Pansus DPRD Beri Warning

Sejak memegang jabatan pada tahun 2021 hingga saat ini, Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM, AIFO, berhasil menaikan sekitar 61% pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banggai.

“Dan kalau kita melihat dari grafik sejak kami memimpin di tahun 2021 sampai saat ini, alhamdulillah grafik kita naik terus sekitar 61%,” ujar Bupati Banggai.

Dalam penyampaian pendapat akhir, Bupati menjelaskan bahwa proses penyusunan Rapendra ABPD 2024 telah merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024.

Pemerintah Daerah telah menjalankan tahapan-tahapan sesuai pedoman tersebut, termasuk pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), hingga perolehan persetujuan bersama antara kepala daerah dan DPRD.

Baca:  Awal April Roling AKD Banggai, Fraksi Apa yang Dominan?

Sebagai tindak lanjut, Amirudin menekankan pentingnya melaksanakan evaluasi Ranperda APBD oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, penetapan Ranperda oleh DPRD, serta persiapan dokumen pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD).

Amirudin juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kinerja dan segera menindaklanjuti peraturan daerah terkait APBD 2024 agar dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

Penyampaian pendapat akhir Bupati Banggai diakhiri dengan harapan agar seluruh komponen masyarakat turut aktif dalam mendukung implementasi APBD 2024, sehingga dapat berkontribusi dalam membangun daerah Banggai. *

error: Content is protected !!