

Reporter Sofyan Labolo
LUWUK— Bupati Banggai H. Amirudin mengapresiasi keinginan pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Banggai membangun fasilitas panjat tebing bertempat kawasan ruang terbuka hijau (RTH) Teluk Lalong Luwuk.
Hanya saja untuk membangun wall Boulder, speed dan lead itu cukup beresiko. Pasalnya lokasi RTH Teluk Lalong itu merupakan kawasan tanah timbunan.
Pengurus KONI Kabupaten Banggai, Sugiarto Djanun yang dikonfirmasi Luwuk Times, Jumat (21/01/2022) mengatakan, panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga (cabor) rekreasi. Sehingga sudah sepantasnya panjat tebing berada pada RTH Teluk Lalong, yang merupakan salah satu destinasi wisata dalam kota.
“KONI mendukung 100 persen keinginan pak Bupati agar fasilitas panjat tebing berada di RTH Teluk Lalong,” kata Sugiarto.
“Lagi pula panjat tebing adalah cabor rekreasi. Sehingga ideal berada pada lokasi destinasi wisata itu,” tambah Kepala Sekretariat KONI Banggai ini.
Bagaimana dengan tingkat resiko infrastrukturnya, mengingat lokasi RTH merupakan kawasan tanah timbunan.
Pertanyaan itu mendapat jawaban Wakil Sekretaris KONI Banggai ini.
“Saya kira pak Bupati sudah mempertimbangkan hal teknis terkait pembangunan fasilitas FPTI itu nantinya,” kata Sugiarto.
Discussion about this post