
Satu sisi lanjut tokoh masyarakat Banggai ini, upaya DPR RI yang sudah menjalankan hak inisiatif dan komulatif terbukanya dengan menurunkan tim ahli DPR RI beberapa waktu kewilayah Sultim juga harus kita hormati.
“Kalau dua duanya jalan, baik itu tim independen bentukan Kemedagri maupun Tim Ahli DPR RI, maka Sultim akan semakin dekat. Itu karena tertopang dua jalur,” kata Hasrin Rahim.
“Menjadi daerah persiapan, silahkan atau DOB langsung silahkan. Kami nurut nurut saja. Terus apanya yang salah,” tanya Hasrin kepada awak media bertempat Kantor Bupati Banggai, Bukit Halimun Kelurahan Tanjung Tuwis.
Baginya perjuangan Sultim ini tidak ada kata lelah. Sepanjang masih bisa, perjuangan jalan terus.
Ia pun berharap pengambil kebijakan 6 kabupaten cakupan pemekaran Sultim, lebih proaktif lagi.
“Mari kita berjuang sama sama secara kongkrit. Apalagi semua dokumen sudah terajukan ke Kemendagri dan DPR RI. Tinggal kongkritnya pimpinan kita bagaimana, itu yang kami ingin dengar,” tandas Hasrin Rahim.*
Discussion about this post