Advertising

Example floating
Example floating

Banjiri Kota Luwuk, Ini Harga Durian Banggai Hingga Poso

Sofyan
Buah Durian Banjiri Kota Luwuk [Foto Andika Kasimun]
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK, Luwuk Times – Dari awal Februari 2025, hingga saat ini Kamis (20/2/25) Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, dibanjiri buah durian dari berbagai daerah.

Beragam jenis durian memenuhi ruas jalan, terutama di sepanjang Jalan Ahmad Yani, depan Pelabuhan Rakyat Kota Luwuk.

IMG-20260829-WA0006

Durian yang tersedia di pasaran berasal dari berbagai daerah, seperti Durian Pulo (Tataba), Durian Banggai, dan Durian Poso. Bahkan, durian Montong juga turut meramaikan musim panen kali ini.

Baca Juga:  Putusan Inkrah Ditantang Warga, Wibawa Hukum di Tanjung Sari Diuji: Polresta Banggai Tak Boleh Pikir Dua Kali

Tingginya pasokan durian berdampak pada harga yang bervariasi. Durian ukuran kecil dijual dengan harga Rp10.000 per buah, sementara durian berukuran besar dibanderol hingga Rp20.000 per buah.

Selain itu, harga per ikat juga beragam, mulai dari Rp50.000 untuk tujuh buah durian ukuran kecil atau tiga buah durian ukuran besar, untuk durian Banggai hingga Tataba.

Durian Montong dijual dengan harga Rp100.000 per dua kilogram, sedangkan durian Poso dihargai Rp50.000 untuk tiga buah.

Baca Juga:  Dorong Media Lokal Naik Kelas, PWB Bekali Anggota Teknik Pengelolaan Website Berita

Mama Sifa, salah seorang pedagang durian di Jalan Ahmad Yani, menyebutkan bahwa pasokan durian kali ini cukup melimpah.

“Di sini kebanyakan durian dari Pulo yang masuk ke Luwuk. Ini baru musim pertama, jadi masih banyak yang berjualan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa durian Poso merupakan yang pertama berbuah, sementara durian dari Pulo dan Banggai mulai berbuah sejak Februari.

Baca Juga:  Efek Domino Markas PWB: Kala Bupati Banggai Amirudin Hadir, Emak-Emak Halmahera Kecipratan Rezeki

Ia juga memastikan bahwa musim durian akan berlangsung hingga bulan Ramadan.

“Durian masih akan terus berbuah sampai Ramadan, karena ini baru buah pertama, belum yang terakhir. Jadi, akan lebih banyak lagi yang berjualan,” tambahnya.

Dengan banyaknya durian yang tersedia, masyarakat Luwuk kini bisa menikmati berbagai jenis durian dengan harga yang terjangkau.*

Reporter:  Andika Kasimun

-->