Advertising

Example floating
Example floating

Distribusi Logistik Pemilu, KPU Banggai Gandeng PT Pos Indonesia dan Pertamina

Sofyan
KPU Kabupaten Banggai melibatkan PT Pos Indonesia dan Pertamina dalam proses pendistribusian logistik Pemilu 2024. (Foto: KPU Banggai untuk Luwuk Times)
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Luwuktimes.id — Dalam mendistribusikan logistik pemilu 2024, KPU Kabupaten Banggai tidak bekerja sendiri.

Lembaga teknis penyelenggara pesta demokrasi ini juga melibatkan PT Pos Indonesia dan Pertamina.

IMG-20260829-WA0006

Komisioner KPU Kabupaten Banggai Mahmud Rabu (31/01/2024) menjelaskan, pihaknya menggandeng PT Pos Indonesia, terkait dengan penyediaan kendaraan. Sedang Pertamina menyangkut prioritas penyediaan BBM.

Baca Juga:  Kantah Banggai Peninjauan Lapangan Terkait Perpanjangan SHGB PT Pertamina

“Meski melibatkan dua instansi tadi, namun kebijakan dan tanggung jawab dalam pendistribusian logistik pemilu tetap ada di KPU Banggai,” kata Mahmud.

Nantinya sambung Mahmud, akan ada tanda khusus bagi kendaraan yang memuat logistik pemilu. Dengan begitu akan mempermudah pengisian BBM di SPBU.

Baca Juga:  Kantah Banggai Peninjauan Lapangan Terkait Perpanjangan SHGB PT Pertamina

“Nama sopir, nomor polisi dan warna serta jumlah kendaraan akan kami kirim ke Pertamina, agar mereka ketahui,” kata Mahmud.

Satu hal yang menjadi dampak positif dengan melibatkan pihak Pertamina.

Yakni sebut Mahmud, untuk mengantisipasi panjangnya antrean BBM sebagai bahan bakar kendaraan yang memuat logistik pemilu.

Baca Juga:  Kantah Banggai Peninjauan Lapangan Terkait Perpanjangan SHGB PT Pertamina

Sehingga pihak Pertamina memprioritaskan atau memberikan akses khusus bagi kendaraan atau truk yang memuat logistik pemilu. “Alhamdulillah pihak Pertamina merespon baik. Dan mereka siap turut serta mensukseskan pemilu 2024, dalam hal penyediaan BBM bagi kendaraan yang memuat logistik pemilu,” kata Mahmud. *

-->