Iklan
advertisment

Gawat! Fasilitas Panjat Tebing di Banggai Rampung 12 Desember

Suasana rapat evaluasi persiapan pelaksanaan Porprov IX Sulteng Kabupaten Banggai, bertempat rujab Bupati Banggai, Sabtu (26/11/2022) tadi malam. (Foto: Sofyan Labolo)

Bupati Banggai: Harus Selesai Sebelum Tanggal 10 Desember

Reporter Sofyan Labolo

Luwuk Times — Kabar tak sedap mengemuka pada rapat evaluasi persiapan pelaksanaan Porprov IX Sulteng Kabupaten Banggai, Sabtu (26/11/2022) tadi malam.

Pembangunan fasilitas panjat tebing baru akan rampung pada tanggal 12 Desember 2022. Sementara opening ceremony yang berlangsung pada kawasan Astaka MTQ Sulteng itu terjadwal tanggal 10 Desember 2022.

Informasi ini disampaikan Sekretaris Disperkimtan Kabupaten Banggai Mursal kepada Bupati Banggai H. Amirudin Tamoreka yang memimpin rapat bertempat ruang pertemuan Rujab Bupati Banggai.

Awalnya Sekdis Perkimtan melaporkan kesiapan sejumlah venue lainnya. Sekalipun laporannya belum lengkap. Karena harus dilengkapi penjelasan dari Ketua Panitia Porprov IX Sulteng Kabupaten Banggai, Syaripudin Abas.

“Untuk futsal sudah finishing. Beberapa venue yang berada pada kawasan SSC juga demikian. Masih menyisahkan pembuatan kanopi dan timbunan,” katanya.

Baca Juga:  Pobsi Banggai Seleksi Atlet Porprov Sulteng Tahap Dua

Yang masih menjadi persoalan sambung Sekdis Perkimtan adalah fasilitas panjat tebing. Kendalanya adalah listrik serta tak adanya mobil krep.

Bahkan ia mempertegas, berdasarkan konsultasinya dengan pihak pengawas, pekerjaan pembangunan fasilitas panjat tebing tuntas nanti tanggal 12 Desember.

“Menurut pengawasnya, nanti tanggal 12 Desember pekerjaannya tuntas,” kata Sekdis Perkimtan Banggai.

Bupati Banggai Amirudin menyikapi serius laporan tersebut.

Ia tak ingin penyelesaian pembangunan fasilitas olahraga milik Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Banggai itu selesai setelah pembukaan Porprov IX Sulteng.

“Pembangunannya harus selesai sebelum tanggal 10 Desember. Kalau soal alat berat krep kita banyak. Bisa panitia meminjam,” ucap Bupati Amirudin.

Tanggapan KONI Sulteng

Dalam rapat itu perwakilan KONI Sulteng hadir. Salah satunya Endi Sagala. Ia pun menanggapi progress pembangunan fasilitas panjat tembing yang tidak sesuai ekspektasi tersebut.

Baca Juga:  Prestasi Atlet Banggai Porprov Sulteng 2019 dan 2022

Porprov IX Sulteng Kabupaten Banggai harus lebih baik dari beberapa kali Porprov Sulteng sebelumnya.

Anggaran Rp 25 miliar yang tersedot untuk pelaksanaan Porprov tahun ini cukup besar. Jadi janganlah dengan anggaran besar, lantas tidak maksimal pelaksanaannya. Terutama saat opening ceremony.

Soal panjat tebing menjadi perhatian serius Endi.

“Ini bisa menjadi isu nasional. Kalau memang tidak bisa, pastikan. Jangan ada atlet yang jatuh saat laga. Maka segeralah berkoordinasi,” kata Endi.

Kalaupun pembangunannya rampung pada tanggal 12 Desember, maka sudah pasti akan menggangu prosesi pembukaan.

Lagi pula letak venue panjat tebing berdekatan dengan Astaka yang merupakan pusat pelaksanaan opening ceremony. *

Dapatkan informasi terupdate dari Luwuk Times KLIK